Olahraga

Menakar Untung Rugi Indonesia Keluar dari AFF

239
×

Menakar Untung Rugi Indonesia Keluar dari AFF

Sebarkan artikel ini
aff
PEMAIN timnas Indonesia U-19 berfoto sebelum bertanding melawan Filipina pada ajang Piala AFF U-19 2022. IST

JAKARTA, ONTIME.ID—Menyusul dugaan adanya praktik “main sabun” di pertandingan Piala AFF U-19 2022 lalu, yang akhirnya merugikan Indonesia, seruan keluar dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara atau ASEAN Football Federation (AFF) kian nyaring terdengar. Apalagi dikabarkan East Asian Football Federation (EAFF) siapa menampung Indonesia.

Seperti diketahui, PSSI resmi melayangkan protes kepada AFF terkait dugaan “main sabun” di Piala AFF U-19 2022, namun hingga kini belum mendapat respons. Dua tim yang diduga kongkalikong adalah Thailand U-19 dan Vietnam U-19.

Dugaan “main sabun” itu terjadi ketika kedua tim bertemu di pertandingan terakhir Grup A Piala AFF U-19 2022. Kedua tim disinyalir sengaja bermain ogah-ogahan demi memastikan tiket ke semifinal Piala AFF U-19 2022.

Akibatnya, Timnas Indonesia U-19 harus tersingkir karena kalah secara head-to-head. Protes pun langsung dilayangkan PSSI kepada AFF menyusul dugaan itu.

Sehubungan dengan itu, publik Indonesia lewat media sosial juga meminta Timnas Indonesia pindah ke EAFF. Mendengar permintaan publik, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan abhwa PSSI akan mempertimbangkan.

“Kami akan diskusikan dengan matang. Karena kami tidak bisa memutuskan langsung, di tunggu untung ruginya,” ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule itudi Wisma Kemenpora, Selasa (19/7).

Lebih jauh, Iwan Bule mengatakan pihaknya sudah ada komunikasi awal dengan EAFF. Akan tetapi, semuanya masih dalam pertimbangan oleh PSSI. “Iya (komunikasi dengan EAFF) sudah menyampaikan kita lewat Sekjen. Mungkin dia (EAFF) senang saja kalau kita masuk. Kami akan hitung dulu (untung ruginya),” ujarnya. (*/red)