Kab. Mentawai

Punen Hari Jadi ke-27 Mentawai Meriah di Sikabaluan, Bupati Tegaskan Festival Bergilir ke Kecamatan

12
×

Punen Hari Jadi ke-27 Mentawai Meriah di Sikabaluan, Bupati Tegaskan Festival Bergilir ke Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Punen
Punen Hari Jadi ke-27 Mentawai Meriah di Sikabaluan, Bupati Tegaskan Festival Bergilir ke Kecamatan

MENTAWAI, ONtime.ID – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai ke-27 tahun 2026 melalui pesta adat dan budaya Punen berlangsung meriah di Desa Muaro Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Pulau Siberut. Ribuan warga dan tamu undangan memadati lokasi acara yang menjadi catatan sejarah baru dalam penyelenggaraan hari jadi kabupaten tersebut.

Untuk pertama kalinya sejak Kepulauan Mentawai menjadi daerah otonom, perayaan hari jadi kabupaten tidak dipusatkan di ibu kota kabupaten, Tuapeijat. Penyelenggaraan di Sikabaluan menjadi langkah pemerataan kegiatan daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat di luar pusat pemerintahan untuk merasakan langsung kemeriahan festival.

Bupati Kepulauan Mentawai, DR. Rinto Wardana, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Sikabaluan yang telah menjadi tuan rumah. Ia menegaskan, pola penyelenggaraan Punen atau Festival Pesona Mentawai akan dilaksanakan secara bergilir di sejumlah kecamatan setiap tahun.

Setelah Muaro Sikabaluan pada 2026, Muaro Siberut diproyeksikan menjadi tuan rumah pada 2027, disusul Sikakap pada 2028, serta wilayah Sipora Utara atau Sipora Selatan pada 2029.

Menurut Bupati, pola rotasi tersebut bertujuan agar seluruh wilayah Mentawai memperoleh kesempatan yang sama untuk menyelenggarakan kegiatan budaya dan pariwisata, sekaligus mendorong pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Perayaan ini juga menjadi momentum untuk mensyukuri capaian pembangunan daerah, baik di bidang infrastruktur maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan Kepulauan Mentawai yang lebih maju dan sejahtera.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Danlanal Tuapeijat Mayor Marinir Darmo, Wakapolres Kompol Irwan, Wakil Bupati Jakop Saguruk, Sekretaris Daerah Martinus Dahlan, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Ribuan Pengunjung Nikmati Atraksi Budaya

Kemegahan Festival Pesona Mentawai 2026 semakin terasa melalui berbagai pertunjukan seni dan kreasi budaya yang ditampilkan anak-anak Mentawai. Salah satu pertunjukan yang menarik perhatian pengunjung adalah tari akulturasi yang memadukan unsur budaya Mentawai, Batak, Minangkabau, Jawa, dan Sunda.

Pertunjukan tersebut menggambarkan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di tengah masyarakat. Berdasarkan perkiraan penyelenggara, sedikitnya 3.000 pengunjung hadir menyaksikan rangkaian kegiatan yang berlangsung di Sikabaluan.

Bupati Rinto Wardana juga tampil mengenakan pakaian bercorak khas Mentawai saat menyampaikan sambutan, sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ibrani Sababalat, S.H., turut menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai semangat gotong royong masyarakat, kerja panitia, dan dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting terlaksananya acara secara meriah.

Ia juga menyoroti bahwa kegiatan tersebut dapat terlaksana meskipun, berdasarkan keterangan yang disampaikan, belum tersedia alokasi anggaran resmi pemerintah daerah untuk penyelenggaraannya pada tahun berjalan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah, DPRD berkomitmen mengawal pembahasan penganggaran untuk penyelenggaraan pada tahun berikutnya. Dengan dukungan anggaran yang terencana, kegiatan diharapkan dapat berlangsung lebih tertata dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Gotong Royong Jadi Kunci Kesuksesan

Sekretaris Daerah Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan, S.Sos., M.M., selaku Ketua Panitia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang bergotong royong menyiapkan fasilitas kegiatan di Lapangan Muaro Sikabaluan.

Apresiasi juga disampaikan kepada sejumlah resort wisata yang turut memberikan dukungan. Kolaborasi antara masyarakat, panitia, pelaku usaha pariwisata, dan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan acara.

Festival Pesona Mentawai ke-27 tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Bupati Rinto Wardana, didampingi Wakil Bupati Jakop Saguruk dan jajaran Forkopimda. Rangkaian acara dipandu oleh Dermin dan Mateus Simalinggai, S.I.P., M.M.

Kemeriahan ditutup dengan penampilan penyanyi cilik putra-putri Mentawai yang membawakan lagu-lagu khas daerah. Penampilan mereka mendapat sambutan hangat dari pengunjung, termasuk apresiasi spontan berupa saweran dari sejumlah pejabat pemerintah daerah dan masyarakat.

Penyelenggaraan Punen di Sikabaluan tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun kabupaten, tetapi juga menandai upaya mendekatkan agenda pemerintah kepada masyarakat di berbagai wilayah. Tantangan berikutnya adalah memastikan pola rotasi festival dapat berjalan berkelanjutan, didukung perencanaan anggaran yang transparan, serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi pelestarian budaya dan perekonomian masyarakat Kepulauan Mentawai. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID