Padang Panjang

Pedagang Pasar Gelar Upacara Bendera

318
×

Pedagang Pasar Gelar Upacara Bendera

Sebarkan artikel ini
pedagang
Para pedagang di pasar pusat Padang Panjang saat melakukan Upacara HUT RI di pelataran parkir pasar pusat Padang Panjang.

PADANG PANJANG, ONTIME.ID – Untuk kali pertama dalam sejarah keberadaan Pasar Pusat Padang Panjang, pedagang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI). Dengan antusiasme tinggi mereka menggelar upacara bendera di pelataran parkir pasar Rabu (17/8).

 

Uniknya, khusus kaum ibu, para pedagang ini kompak berpakaian merah putih, diikuti 50-an pedagang. Ini adalah inisiatif bersama para pedagang sebagai wujud kecintaannya kepada Bangsa dan Tanah Air.

 

“Upacara ini merupakan salah satu penghormatan terhadap para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan dari tangan penjajah,” kata Ketua Pelaksana, Andi, kepada ONTIME.ID Rabu (17/8).

 

Semangat kepahlawanan ini, kata Andi, ditiru semua pedagang Pasar Pusat dengan mengisi kemerdekaan ini melalui cara berusaha memakmurkan pasar. “Caranya, bergabung, kompak, dan juga jujur, tanpa ada sifat iri. Sehingga kenyamanan dapat tercipta, tidak hanya untuk para pembeli, tetapi juga untuk pedagang,” ucapnya.

 

Sementara itu, salah seorang pedagang mengungkapkan perasaan bangganya, karena ini murni inisiatif para pedagang untuk bisa melaksanakan upacara 17 Agustus.

 

“Senang sekali rasanya bisa ikut melaksanakan upacara di area parkir Blok A Pasar Pusat ini. Baru pertama kali kami laksanakan upacara bersama sejak didirikannya pasar ini. Walaupun dengan upacara seadanya, dan diikuti 50 pedagang, kami tetap tidak meninggalkan rasa nasionalisme kami dalam peringatan hari kemerdekaan ke-77 ini,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, Imbral, yang turut hadir dalam upacara berharap, semoga di HUT RI ke-77 ini, semua benar-benar merdeka seperti yang diperjuangkan para pahlawan. “Sekarang kitalah yang berjuang untuk Indonesia lebih baik,” sebutnya.

 

 

Nasril (68), salah seorang pedagang ikan di Blok A menyatakan, selama ia berjualan di pasar, baru kali ini diadakan acara untuk memeriahkan HUT RI bersama dengan para pedagang lainnya.

 

“Saya sangat gembira dan mendukung adanya acara untuk memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ini. Acara ini juga baru pertama kali diadakan di sini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa memberikan kesadaran kepada para pedagang untuk tidak melupakan rasa nasionalisme di samping pekerjaannya,” ucapnya.

 

Dalam momentum kemerdekaan ini, sebut Nasril, merupakan salah satu wujud nasionalisme pedagang sebagai rakyat Indonesia yang benar-benar bisa memaknai hakikat dari kemerdekaan. “Banyak dari kita sekarang ini yang hanya sekadar ikut-ikutan tanpa paham apa arti dari kemerdekaan yang sebenarnya. Apalagi melihat pemuda-pemudi bangsa yang makin hari kian jauh dari rasa nasionalisme,” tuturnya.

 

Sementara itu, di pertigaan lampu merah PDAM Kota Padang Panjang, pukul 10.10 WIB hingga 10.15 WIB, seketika hening. Lalu lintas kendaraan berhenti. Begitu juga para pejalan kaki. Sirene berbunyi menandai detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 dibunyikan, Rabu (17/8).

 

Pengendara dan pejalan kaki terdiam, khusyuk. Memanjatkan doa dengan sikap hormat, sembari turut menyanyikan Indonesia Raya di dalam hati. Begitulah gambaran peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di jalan utama Kota Serambi Mekkah ini.

 

Para pengendara yang berhenti di masing-masing lampu merah di tiga ruas jalan yang berbeda, bersama petugas Kepolisian, BPBD Kesbangpol, Dinas Perhubungan, Satpol PP Damkar, Kominfo dan lainnya, mengarahkan pandangan menghadap kibaran bendera virtual pada layar videotron saat lagu kebangsaan dikumandangkan melalui pengeras suara.

 

Suasana Hari Kemerdekaan di Kota Padang Panjang berlangsung khidmat. Semua warga turut serta berpartisipasi mengekspresikan rasa hormat menyambut perayaan kemerdekaan RI.

 

Mereka tampak larut, mengekspresikan jiwa raga yang cinta Indonesia. Seperti halnya Ilham (28), salah seorang pengendara yang hendak menuju Pasar Padang Panjang.