Politik

Warga Dimudahkan Pelayanan Kesehatan Dengan Aplikasi SISRUTE

789
×

Warga Dimudahkan Pelayanan Kesehatan Dengan Aplikasi SISRUTE

Sebarkan artikel ini
warga
Anggota DPR RI Ade Rizki melakukan sosialisasi tentang pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Lubuk Alung Padang Pariaman, Senin (19/9).

PADANGPARIAMAN, ONTIME.ID – Anggota DPR RI dari Komisi IX Ade Rizki Pratama bersama dengan Direktorat Jenderal pelayanan kesehatan Kemenkes RI mensosialisasikan Pemanfaatan Pelayanan Sisrute dan Telemedicine bagi masyarakat di Padang Pariaman, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

Dalam meningkatkan mutu, cakupan, efektifitas, dan efisiensi pelayanan kesehatan perorangan secara terpadu, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengembangkan sistem rujukan pelayanan kesehatan perorangan secara online melalui aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute).

 

“Munculnya inovasi ini berawal dari kondisi Covid-19 yang melanda sehingga membuat masyarakat takut untuk mendapatkan pelayanan atau memeriksakan kesehatan mereka ke rumah sakit,” kata Anggota DPR RI Ade Rizki Pratama saat sosialisasi , Senin (19/9).

 

Atas dasar itu, Pemerintah mencarikan solusi bagaimana pandemi tidak menjadikan kendala bagi pasien-pasien yang mengalami gangguan bisa mendapat pelayanan kesehatan dengan sistem sistem elektonik, sehingga masyarakat tidak perlu lagi cemas.

 

Begitu juga dengan Telemedicine yang merupakan terobosan diamana dokter takut memeriksa pasien dan pasien juga takut datang ke dokter atau rumah sakit karena Covid-19, dengan aplikasi ini dokter bisa melakukan pemeriksaan terhadap pasien cukup secara online.

 

“Ini bisa dimanfaatkan untuk pemeriksaan pasien dengan cara diagnosa lisan. Namun, untuk penyakit yang memerlukan tindakan dari dokter tentu harus datang langsung ke dokter atau rumah sakit,” katanya.

 

Ia mengatakan bagaimana pelayanan kesehatan secara berjenjang dengan tata cara administrasi yang harusnya simpel tidak menyulitkan, namun itu perlu dilakukan sosialisasi yang sistematis dan komprehensif karena masih banyak masyarakat belum mengerti tata cara penggunaan lihat ini terkait dengan sistem tersebut.

 

“Kadang masyarakat kita masih ada yang belum mengerti dengan sistem ini, untuk itu diperlukan sosialisasi secara komprehensif sehingga masalah itu bisa diatasi,” ujarnya.