Kab. Pasaman Barat

Lagi di Pasbar Sedang Mandi Remaja Diseret Buaya

262
×

Lagi di Pasbar Sedang Mandi Remaja Diseret Buaya

Sebarkan artikel ini
Pasbar
Tim bersama masyarakat setempat berusaha mencari korban diduga diterkam buaya.

PASBAR, ONTIME.ID- Seorang remaja tanggung Rifaldi Anesta (13) diduga diterkam buaya ketika sedang mandi di Sungai Sikabau Jorong Silawai Timur Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (30/3) sore. 

 

Tim gabungan Basarnas Pasaman di Pasaman Barat hingga Jumat (31/3) belum juga menemukan korban. Koordinator Basarnas Pasaman, Dhio Ulwi Finanda mengatakan tim gabungan hari ini Jumat pagi terdiri dari TNI AL, TNI AD, Basarnas, BPBD dan Polisi lakukan pencarian korban diduga diterkam buaya.

 

Ia mengatakan untuk pencarian korban pihaknya menurunkan delapan perahu. Terdiri dari satu perahu karet milik TNI AL, dua perahu karet Basarnas dan lima perahu masyarakat.

 

Menurutnya dari informasi yang diperoleh kejadian korban diterkam buaya berawal pada Kamis sekitar pukul 16.00 WIB saksi Suprianto dan Supar melihat korban sedang bermain di pinggiran sungai bersama dua orang rekannya Habib (9) dan Wildan (12).

 

Kemudian sekira pukul 17.15 WIB kedua rekan korban melihat ada seekor buaya di permukaan sungai dan memberi tahu korban bahwa agar tidak mendekati sungai, namun hal itu tidak digubris oleh korban.

 

“Kedua rekannya Habib dan Wildan telah memberi tahu bahwa mereka melihat buaya, dengan tujuan agar korban tidak melompat ke dalam sungai. Namun korban malah mengatakan apa dilihat oleh temannya itu bukan buaya melainkan hanya sepotong kayu,”katanya.

 

Setelah itu korban Rifaldi Anesta ini melompat ke sungai dan langsung kaki korban diterkam oleh buaya tersebut.

 

Kedua rekannya Habib dan Wildan mencoba membantu dengan berusaha memukul buaya dan menarik korban dari mulut buaya tapi tidak berhasil sehingga korban ditarik dan dibawa oleh buaya ke dalam air.

 

Melihat kejadian itu saksi Supriyanto dan Supar juga mencoba mengejar buaya tersebut sambil berteriak meminta pertolongan warga lainnya, akan tetapi korban telah menghilang.

 

“Saat ini kita terus menyusuri sungai mencari korban. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,”katanya. (*/red)