PADANG, ONTIME.ID — Asosiasi Pedagang Ritel (Apris) Sumatera Barat (Sumbar) kembali menyatakan penolakan hadirnya Nagari Mart/Alfamart dan Indomaret di Kota Padang dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Penolakan itu diungkapkan sejumlah pengurus Apris Sumbar saat rapat koordinasi dan konsolidasi Senin (12/12) di gedung Bagindo Aziz Chan, Youth Center, Padang.
Ketua Apris Sumbar, Sepriadi, mengatakan, selain deklarasi penolakan kehadiran Nagari Mart/Alfamart dan Indomaret, para perwakilan pedagang se-Sumbar menyampaikan usulan pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko swalayan modern di Kabupaten/Kota di Sumbar.
“Pedagang ritel juga meminta ketegasan dan komitmen Gubernur Sumbar serta Bupati dan Wali Kota se-Sumbar untuk tetap melindungi dan menjaga kearifan lokal Sumbar pada sektor ritel dan UMKM,” ujarnya.
Kegiatan itu juga dihadiri Dewan Pembina Asosiasi Pedagang Ritel Sumbar yang juga anggota DPRD Kota Padang, Irawati Meuraksa, yang juga pemilik Dalas Swalayan atau Rili Grup.
Selain itu juga hadir pemilik Aciak Mart yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Amril Amin. Serta sejumlah perwakilan dari lintas organisasi kemasyarakatan lainnya.
“Kami berharap aspirasi pedagang dapat ditindaklanjuti oleh Gubernur Sumbar, Bupati/Wali Kota demi masa depan anak, cucu kita ke depannya nanti,” ucapnya. (*/red)













