PADANG PARIAMAN, ONtime.ID – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padang Pariaman melibatkan para pelajar dan pemilih pemula dalam rangka pengawasan partisipatif terhadap berbagai jenis pelanggaran pada pemilihan umum.
Kegiatan yang dibuka oleh Kordiv HP2P Bawaslu Padang Pariaman Indra Gunawan ini dihadiri oleh Kordiv P3S Irwandi, Kepala Sekretariat Baiq Nila Ulfaini, S.Sos, MPA, Kepala Sekolah SMA/ SMK dan diikuti perwakilan Siswa SMA dan SMK se Kabupaten, Batang Anai, Selasa (20/8).
Ketua Bawaslu Padang Pariaman yang diwakili Koordinator Divisi HP2P Indra Gunawan menyampaikan partisipasif masyarakat termasuk pelajar sangat diperlukan untuk wujudkan pemilihan umum yang berintegritas.
Indra Gunawan menyampaikan, para pelajar merupakan calon pemimpin dimasa yang akan datang, untuk itu siswa-siswi diharapkan bisa menyampaikan kepada masyarakat dan teman sekolah terkait pemilihan berintegritas.
Dikatakan, target kegiatan ini bukan hanya peserta yang hadir pada hari ini untuk bisa mengawasi pemilihan umum nantinya, akan tetapi pelajar juga bisa menyampaikan kepada pemilihan pemula lain agar bisa mengawasi jalannya pemilu.
“Pengawasan pemilu bukan bawaslu saja, tapi juga para siswa,” Kata Indra Gunawan saat menyampaikan sambutan.
Kordiv HP2P berharap agar siswa-siswa menjadi pemimpin baik dan integritas nantinya. Kata Indra, ke depan Bawaslu akan melibatkan para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun pemilih pemula dalam pengawasan terhadap berbagai jenis pelanggaran Pilkada serentak, 27 November 2024 mendatang.
“Ini dilakukan juga karena melihat lokasi SMA maupun SMK yang tersebar hingga ke setiap kecamatan di wilayah Padang Pariaman ini sehingga jangkauannya sangat luas untuk melakukan pengawasan,” katanya.
Dengan keterlibatan seluruh stekholder, termasuk siswa SMA dan SMK yang ada di seluruh Padang Pariaman ini diharapkan bisa lebih mendapatkan informasi yang aktual, akurat, dan terpercaya terkait dengan pencegahan maupun penindakan pelanggaran pemilu.
“Ini kita lakukan agar kualitas pengawasan terhadap pemilu dan pemilihan meningkat,” kata Indra.
Ia juga menekankan, agar pelajar tidak dijadikan objek yang dipergunakan oleh orang yang ingin merobohkan pilar-pilar demokrasi untuk mencapai kekuatan dalam pemilihan umum nanti.
“Kalau melihat pelanggaran nantinya, silahkan lapor Panwascam yang ada di kecamatan atau Bawaslu Kabupaten,” Ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Padang Pariaman Baiq Nila Ulfaini, S.Sos, MPA melaporkan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-undang tentang Pemilihan Umum dan juga Peraturan Bawaslu RI terkait Pengawasan Partisipasif.
Dikatakan, Nila kegiatan ini mengundang kepala sekolah dan perwakilan sekolah SMA/ SMK yang ada di kecamatan se Kabupaten Padang Pariaman, serta perwakilan dari 2 pondok pesantren.
Kemudian, untuk memberikan pengetahuan pengawasan partisipasif kepada siswa-siswi, Bawaslu Padang Pariaman menghadirikan dua narasumber yakni Hendra Naldi, SS, M.Hum dosen UNP dan Zona Rida Rahayu dosen UMMY Solok. (vand)













