QINGDAO, ONtime.ID — Mimpi tim nasional sepakbola Indonesia untuk meraih kemenangan pertama pada babak kualifikasi ronde 3 Piala Dunia 2026 kembali gagal.
Bertanding melawan melawan China di Qingdao Youth Football Stadium, Qingdao, Selasa (15/10), anak asuh Shin Tae Yong kalah dengan skor 2-1.
Dengan hasil imbang ini, Indonesia berada di peringkat kelima grup C dengan poin tiga hasil dari tiga kali imbang setelah menjalani empat pertandingan. Sementara itu China berada di peringkat keenam dengan enam poin hasil dari satu kali kemenangan setelah menjalani empat pertandingan. Selanjutnya Indonesia akan menghadapi Jepang pada 14 November mendatang di Indonesia.
China melakukan kickoff pada babak pertama. Indonesia mengancam pada menit ketujuh. Tendangan bebas Nathan Tjoe-a-on bisa disambut Jay Idzes di dalam kotak penalti, bolanya masih lemah ke arah kiper China, Wang Delei. Witan gagal memanfaatkan peluang di kotak penalti pada menit kesembilan. Dia kehilangan keseimbangan hingga gagal melepaskan tendangan.
Tendangan jarak jauh Ragnar Oratmangoen dari luar kotak penalti pada menit ke-11 masih melesat. Kedudukan China vs Indonesia masih 0-0. Indonesia kebobolan pada menit ke-21. Kesalahan Shayne Pattynama mengamankan bola, bisa dimanfaatkan Li Yuanyi untuk mengirim umpan ke muka kotak penalti, Behram Abduweli menjaringkan bola dari jarak dekat.
Setelah kebobolan, Indonesia mendapatkan beberapa peluang. Tendangan sudut didapat oleh tim Merah-Putih pada menit ke-32, tapi masih belum maksimal. China bermain sapu bersih untuk menghindarkan bahaya.
Tendangan jarak jauh Ivar Jenner pada menit ke-35 masih lemah. Bolanya tepat mengarah ke Dalei. Tendangan keras Calvin Verdonk pada menit ke-40 sudah tepat sasaran. Tapi, Dalei masih sigap menepis bola agar tidak masuk ke gawang!
Indonesia kebobolan lagi pada menit ke-44. Lewat serangan balik, Zhang Yuning bisa menjaringkan bola dengan jitu ke gawang Maarten Paes. Indonesia terus mencoba memperkecil kedudukan, tendangan Verdonk dari luar kotak penalti kembali bisa diantisipasi Dalei. Tak lama kemudian, laga memasuki jeda. Indonesia mencatatkan sebanyak lima tembakan di babak pertama, ada empat yang on target. China mencatatkan empat tembakan, tiga mencapai bidang.
Babak kedua berjalan, Indonesia melakukan pergantian pemain. Mees Hilgers, Witan Sulaeman, dan Shayne Pattynama keluar, masuk Thom Haye, Marselino Ferdinan, dan Rizky Ridho.
Indonesia masih kesusahan untuk menciptakan peluang berbahaya saat babak kedua berjalan 14 menit. China menumpuk banyak pemain di lini belakang. Usaha Rizky Ridho mengancam gawang China berbuah percuma. Umpan Nathan Tjoe-a-on pada menit ke-68 masih dikirim pemain nomor 5 itu melesat.
Asnawi Mangkualam melakukan percobaan pada menit ke-77. Tembakan kapten Indonesia itu masih lemah mengarah ke gawang. Upaya Nathan dari sudut sempit juga masih melebar pada menit ke-81. Di tengah kotak penalti ada beberapa pemain Indonesia yang sudah menunggu.
Indonesia akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-86. Berawal dari lemparan ke Pratama Arhan, Thom Haye sukses menjaringkan bola. Tendangan voli Haye dua menit berselang juga belum membuahkan hasil. Bolanya masih melesat jauh. Laga memasuki injury time, wasit memberi waktu sembilan menit. Hingga laga selesai tak ada gol tambahan, Indonesia kalah 1-2. (*)













