PADANG, ONtime.ID – Intensitas hujan lebat yang disertai angin kencang masih melanda Kota Padang dan sejumlah daerah di Sumatera Barat. Kondisi cuaca yang diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan itu meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, banjir, hingga pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menyikapi situasi tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat beraktivitas di luar rumah, khususnya ketika berkendara di tengah cuaca buruk.
“Berdasarkan informasi prakiraan cuaca, hujan lebat dan angin kencang masih berpotensi terjadi. Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan. Bila tidak ada kepentingan yang benar-benar mendesak, sebaiknya tunda perjalanan sampai kondisi cuaca membaik,” ujar Reza kepada media ini melalui aplikasi WhatsApp, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat berkurangnya jarak pandang, jalan yang licin, genangan air, hingga kemungkinan tertimpa pohon atau baliho yang roboh diterpa angin.
Karena itu, pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, serta menghindari manuver yang berisiko ketika melintasi jalan yang basah maupun tergenang air.
Selain mengingatkan pengendara roda dua maupun roda empat, Dirlantas juga meminta masyarakat tidak berteduh di bawah pohon besar, tiang reklame, atau bangunan yang berpotensi roboh saat angin bertiup kencang.
Ia menegaskan bahwa kesiapan kendaraan juga menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan di tengah cuaca buruk. Pengguna jalan diminta memastikan seluruh komponen kendaraan berfungsi dengan baik sebelum memulai perjalanan.
“Periksa kondisi rem, ban, lampu utama, lampu sein, serta wiper agar kendaraan tetap aman dikendarai saat hujan. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi kendaraan tidak layak atau cuaca sudah sangat membahayakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Reza mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas dengan mematuhi rambu-rambu, menghormati sesama pengguna jalan, dan tidak mengutamakan kecepatan dibandingkan keselamatan.
Ia juga meminta masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terjadi pengalihan arus atau penutupan jalan akibat cuaca ekstrem.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengikuti informasi resmi mengenai kondisi cuaca, kita dapat meminimalkan risiko kecelakaan maupun dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem,” pungkasnya. (tim)













