PADANG, ONTIME.ID- Fraksi-Fraksi DPRD Sumbar menyampaikan pandangan umum terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 saat rapat paripurna yang digelar, Jumat (10/6).
Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumbar, Suwirpen Suib itu terungkap, sebagian besar fraksi-fraksi mengkritisi tentang besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2021 yang mencapai Rp483 miliar.
Juru bicara Fraksi PPP- NasDem, Bakri Bakar mengatakan, tahun 2021 masih terjadi Silpa yang besar dalam pelaksanaan APBD, yaitunya sebesar Rp483 miliar. Pihaknya meminta ini mendapat catatan khusus untuk tahun berikutnya, bagaimana agar tidak terjadi lagi.
Hal serupa juga disampaikan oleh Fraksi Gerindra dan Fraksi Demokrat DPRD Sumbar. Kedua Fraksi ini menyorot membengkaknya Silpa tahun 2021 yang begitu jauh, dibanding tahun sebelumnya.
“Silpa Rp483 miliar ini, merupakan angka yang sangat jauh dibanding tahun sebelumnya yang tercatat Rp260,8 miliar lebih,” ujar juru bicara Fraksi Partai Gerindra, Mesra.
Menurut Mesra, kecenderungan Silpa yang membengkak, membuat fraksinya khawatir dan sedih. Sebab disaat kondisi daerah susah mendapatkan uang dan meningkatkan pendapatan, uang yang semestinya digunakan untuk pelayanan publik dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat, malah tidak dimanfaatkan dengan baik.
Lebih lanjut, Fraksi Gerindra mengusulkan adanya pemutihan atau diskon pajak kendaraan bermotor di daerah, untuk yang sudah menunggak pada rentang waktu 3 hingga 5 tahun.













