TANAH DATAR, ONtime.ID — Pekerjaan Pengaspalan Jalan Ruas Batusangkar -Ombilin (Siturah dan Simawang) dengan pelaksana PT.Sarana Mitra Saudara (SMS) oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalu Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang sampai saat ini rekanan pelaksana belum lagi memulai pekerjaannya, khawatir Kontrak sudah ditandatangani dan surat penunjukan mulai kerja (SPMK) belum lagi keluar.
Terlihat pada Plang Proyek yang terpasang pada ruas jalan Batusangkar -Ombilin (Siturah), bahwa kegiatan ini merupakan Kegiatan Rehabilitasi Jalan Provinsi /Rekonstruksi Jalan Provinsi Pada Ruas Batusangkar -Ombilin (Kab.Tanah Datar) dengan Nomor Kontrak : 620/07.08/SP/P.o70/BM/VIII-2026, dan tanggal kontrak 7 Agustus, 2026.
Pantauan ONtime.ID, Kamis (03/09) di sepanjang jalan Batusangkar-Ombilin, khusus pada objek yang sedianya akan dilaksanakan oleh PT.Sarana Mitra Saudara (SMS) bahwa belum ada tanda-tanda akan dimulainya pekerjaan, kecuali hanya ada plang proyek sebagai data informasi perusahaan pelaksana.
Menurut salah seorang warga sekitar, Son (47) terkait plang papan proyek yang sudah terpasang, dianya mengatakan, bahwa papan informasi ini sudah terpasang semenjak 10 hari yang lalu, namun pekerjaan belum lagi dimulai.
Masih menurut Son, panggilan sehari-harinya, kepada ONtime.ID,Kamis (03/09), waktu kontrak sudah berjalan lebih kurang satu bulan, jika kita melihat informasi data proyek untuk ruas ini, namun kami sekitar sini, mulai dari papan plang informasi proyek ini sampai pasar Ombilin, belum ada tanda dimulainya pekerjaan oleh kontraktor pelaksana, katanya.
Hal yang samapun disampaikan oleh Marjulis (50) warga yang lain kepada ONTime.ID, kita khawatir, dengan adanya plang proyek ini seolah-olah pekerjaan konstruksi akan terlaksana dengan segera mengingat kondisi ruas jalan Batusangkar-Ombilin ini bukan hanya “seribu lobang” lagi tapi sudah mencapai puluhan ribu lobang bahkan ratusan lobang, katanya.
Lebih lanjut Marjulis menyampaikan, selain harapan akan diadakan pekerjaan rehab rekonstruksi jalan provinsi di Kabupaten Tanah Datar ini, sebaiknya jika kontrak sudah ditandatangani mohon dikerjakan segera mungkin, selain kontrak berjalan, kami warga disini jangan “di Prank” dengan harapan yang tidak pasti., tegasnya.
Diketahui, sampai saat ini, durasi kontrak sudah berjalan hampir satu bulan dengan pelaksana PT.Sarana Mitra Saudara (SMS) dan Konsultan Pengawas PT.Perencana Jaya Indonesia, namun pekerjaan belum lagi dimulai oleh pihak rekanan.
Terpantau ONtime.ID dipapan Informasi Proyek, lama waktu kontrak pekerjaan ini selama 130 hari kalender, dan akan tersisa sampai hari ini seratus hari kerja lagi.
Nilai proyek cukup jelas, mengingat ruas pekerjaan Batusangkar-Ombilin dengan STA tidak diketahui secara pasti, namun trase-nya cukup panjang lebih kurang 25 Km (Batusangkar -Ombilin), dengan nilai kontrak Rp.6.974.814.426,00 (enam milyar lebih), dengan konsentrasi pekerjaan Rekonstruksi Jalan Provinsi Ruas Batusangkar -Ombilin (P.070).
Tidak satupun pihak penanggung jawab dan pihak terkait lainnya dalam kegiatan rekonstruksi jalan yang dapat dikonfirmasi pada lokasi proyek, yang pasti lnya kontrak sudah berlalu lebih kurang 27 hari, namun sampai sekarang belum ada action dari pihak rekanan. [TIM]













