Peristiwa

Menteri PU: Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera Dipercepat dengan Prinsip Build Back Better

148
×

Menteri PU: Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera Dipercepat dengan Prinsip Build Back Better

Sebarkan artikel ini
PU
Menteri PU: Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera Dipercepat dengan Prinsip Build Back Better

PADANG, ONtime.ID — Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Seluruh upaya pemulihan dilakukan dengan prinsip Build Back Better, yakni membangun kembali infrastruktur dan kawasan terdampak menjadi lebih baik, lebih kuat, dan lebih tangguh dari kondisi sebelumnya.

“Pemerintah tidak hanya membangun kembali yang rusak, tetapi memastikan hasil pembangunan lebih aman, lebih berkualitas, dan berketahanan terhadap risiko bencana di masa depan,” tegas Menteri PU dalam keterangannya.

Ia menyampaikan, hingga saat ini pemulihan infrastruktur strategis menunjukkan kemajuan signifikan. Sebanyak 99 ruas jalan nasional dan 34 jembatan nasional telah kembali berfungsi 100 persen, diikuti oleh mayoritas jalan dan jembatan daerah yang sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat.

“Fungsi konektivitas menjadi prioritas utama karena berdampak langsung pada mobilitas warga dan pemulihan ekonomi daerah,” ujarnya.

Pada sektor sumber daya air, Menteri PU menjelaskan progres penanganan air baku dan air bersih telah mencapai 72,7 persen, dengan ratusan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kembali beroperasi. Selain itu, penanganan 38 muara sungai terus dipercepat sebagai langkah strategis normalisasi aliran sungai dari hulu ke hilir.

“Penanganan muara ini penting untuk mengurangi risiko banjir dan memastikan sistem sungai bekerja optimal,” kata dia.

Di sektor hunian dan fasilitas umum, pembangunan juga berlangsung cepat. Dalam waktu dua bulan, pemerintah telah membangun 5.500 unit rumah, sementara penanganan sanitasi dan persampahan telah mencapai 100 persen.

Menurut Menteri PU, ribuan personel dan alat berat dikerahkan di lapangan, serta puluhan ribu tenaga kerja lokal dilibatkan melalui program Padat Karya Tunai. Program ini tidak hanya mempercepat pemulihan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat terdampak.

“Rehab-rekon ini kita jalankan secara kolaboratif dengan dukungan anggaran jangka menengah, sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta partisipasi aktif masyarakat,” jelasnya.

Menteri PU menegaskan, seluruh proses pemulihan di wilayah Sumatera akan terus dilaksanakan secara cepat, adaptif, dan berkelanjutan.

“Negara hadir untuk rakyat Indonesia. Inilah wujud nyata semangat Setahun Bekerja, Bergerak, Berdampak dalam menjalankan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto demi masa depan Indonesia yang lebih tangguh,” pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID