Di sisi lain, hasil sama kuat yang disertai gol antara Vietnam dan Thailand membuat peluang Indonesia ke babak empat besar tertutup meski skuad berjuluk Garuda Nusantara menundukkan Myanmar dengan skor 5-1 pada saat bersamaan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
“Kami akan mendiskusikannya secara internal. Kami akan memutar kembali video pertandingan dan menganalisisnya dengan beberapa pihak termasuk direktur teknik sebelum memastikan apakah kami akan mengajukan protes. Kami tidak bisa menilai apakah ada ‘permainan’ atau tidak. Nanti yang bisa menilai adalah Komisi Disiplin AFF. Yang jelas kami kecewa. Mereka (Thailand dan Vietnam) adalah negara besar, masa permainannya begitu-begitu saja,” kata Iriawan.
Dalam pertandingan tersebut, di tampak setelah kedua tim mengukir skor 1-1, jalannya laga sisa pertandingan hanya diisi dengan operan-operan saja. Hal itu berlangsung hampir selama seperempat jam. (*/red)













