Kab. Padang Pariaman

Janjikan Tindakan Cepat, Camat Batang Anai Tinjau Lokasi Banjir

302
×

Janjikan Tindakan Cepat, Camat Batang Anai Tinjau Lokasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Camat
Janjikan Tindakan Cepat, Camat Batang Anai Tinjau Lokasi Banjir

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Camat Batang Anai, Zulbasri, bersama Penjabat (Pj) Walinagari Sungai Buluh Selatan serta perangkat nagari meninjau lokasi rumah warga yang terdampak banjir di Nagari Sungai Buluh Selatan, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan warga terkait banjir yang melanda wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya, Zulbasri menyampaikan kepada warga bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait guna mencari solusi terbaik untuk menanggulangi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

“Kami memahami betapa sulitnya kondisi ini bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan guna mengatasi banjir ini,” ujar Zulbasri di hadapan beberapa warga yang hadir.

Zulbasri juga menekankan pentingnya langkah cepat yang harus diambil oleh pemerintah nagari. Ia berharap Pj Walinagari bersama perangkat nagari segera mengambil langkah darurat untuk penanggulangan banjir sementara. “Saya harap pemerintah nagari Sungai Buluh Selatan dapat segera bertindak untuk mengurangi dampak banjir ini, tentu dengan tetap melibatkan warga dalam prosesnya,” tambahnya.

Banjir yang melanda Nagari Sungai Buluh Selatan ini telah menjadi perhatian serius mengingat dampaknya terhadap kehidupan warga. Langkah-langkah penanggulangan diharapkan segera diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terus berulang.

Kehadiran Zulbasri selaku Camat Batang Anai di lokasi banjir memberikan harapan kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah serius dalam menanggapi permasalahan ini. Warga berharap tindakan nyata segera diwujudkan demi kenyamanan dan keselamatan mereka.

Seperti diketahui sebelumnya, Banjir yang melanda Nagari Sungai Buluh Selatan tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam kesehatan warga. Beberapa rumah warga dilaporkan selalu terendam banjir, kondisi ini diperparah dengan minimnya fasilitas penanganan darurat di wilayah tersebut.

“Setiap hujan deras, kami sudah bersiap-siap menghadapi banjir. Masalah ini sudah berlangsung bertahun-tahun, tapi tidak ada tindakan nyata dari pemerintah nagari. Bahkan kami tidak tahu bagaimana anggaran nagari dialokasikan untuk masalah seperti ini,” ujar salah satu warga.

 

Anggaran nagari seharusnya digunakan untuk kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk penanganan masalah banjir ini. Warga mendesak agar pemerintah daerah atau instansi terkait bisa bertindak cepat.

Banjir yang terus melanda Korong Kayu Kapur menjadi pengingat bahwa perlunya sinergi antara masyarakat, pemerintah nagari, dan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan lingkungan dan infrastruktur. (vand)