PANDANG PARIAMAN, ONTIME.ID— Jembatan Kembar Kiambang di Jalan Lintas Padang-Bukittinggi rusak akibat banjir menerjang wilayah setempat, Kamis (21/9).
“Tiang jembatan sebelah kiri rusak akibat gerusan air aliran sungai yang mengakibatkan struktur jembatan tidak stabil,” kata Kalaksa BPBD Padang Pariaman Budi Mulya kepada ONtime.ID, Kamis (21/9).
Jembatan ini ditutup bagian sebelah kiri dari arah Padang atau jembatan lama sementara jalan satu lagi masih bisa dilalui.
Di dasar sungai terlihat tim dari BPBD Padang Pariaman membersihkan beberapa rumpun bambu yang tersangkut di tiang jembatan kembar.
Terkait kejadian tersebut Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat Erasukma Munaf, ST, MM bersama rombongan telah meninjau dan melihat kondisi jembatan tersebut, Kamis (21/9).
Ia berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar perbaikan jembatan ini cepat dikerjakan. Kemudian rombongan BMCKTR meninjau lokasi banjir bandang Tandikek.
Budi Mulya menyebutkan jembatan tersebut milik Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar sehingga kewenangan ada di provinsi atau balai itu.
“Itu jalan nasional. Jadi kewenangannya di BPJN Sumbar dan pemprov,” kata Budi.
Sebelumnya empat kecamatan di Padang Pariaman dilanda banjir akibat curah hujan tinggi sehingga meningkatnya debit air pada sungai Barang Mangoe, Batang Ulakan, Batang Sani dan Batang Anai.
Dilaporkan empat ruko dan satu unit mobil penambang pasir hanyut dihantam banjir, serta beberapa orang terjebak di sungai pada Nagari Patamuan Kec. Tandikek, Padang Pariaman. (vand)













