BALI, ONTIME.ID–Personel Polda Bali yang tergabung dalam Ops Gapura Agung VIII mengamankan rangkaian kegiatan Minister Conference On Woman Empowerment di Ballroom Hotel Sofietel, Nusa Dua, Bali dari tanggal 24 – 26 Agustus 2022.
Polda Bali memperketat pengamanan di kawasan Nusa Dua dengan menempatkan ribuan personel Polri disepanjang jalur yang dilewati para delegasi dan di lokasi kegiatan konferensi.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si. mengatakan, Polda Bali all out mengamankan kegiatan side event G20 “Minister Conferance On Woman Empowerment” di Nusa Dua, Bali.
Polri secara profesional melaksanakan pengamanan mempedomani SOP yang ada. Salah satunya adalah melaksanakan sterilisasi di lokasi kegiatan konferensi dengan menerjunkan pasukan Jibom Satbrimob dan K9 Ditsamapta Poda Bali.
“Untuk memastikan lokasi kegiatan benar-benar aman, kita lakukan sterilisasi di ring 1 dan 2 (tempat kegiatan dan sekitarnya) sesuai SOP. Ini wajib dilakukan sebelum kegiatan konferensi dimulai. Jadi kita tidak main-main dalam pengamanan ini,” tegas Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, S.I.K., M.Si., Rabu (24/8).
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para delegasi, Polda Bali menerapkan sistem dan pola pengamanan secara ketat termasuk aturan di lokasi kegiatan bagi para peserta, undangan dan delegasi lainnya.
“Yang boleh masuk ke lokasi kegiatan adalah orang yang memiliki id card. Jika tidak bisa menunjukan id card sesuai yang di keluarkan panitia, jangan harap bisa masuk ke lokasi kegiatan,” ujarnya.
Kemudian sesuai hasil koordinasi dengan panitia dan pihak hotel bahwa kendaraan yang boleh masuk ke kawasan hotel Sofietel adalah kendaraan HOD atau VIP dan kendaraan yang diberi stiker khusus panitia.
Sedangkan bagi kendaraan yang antar jemput tamu hotel biasa (bukan HOD atau VIP), hanya bisa sampai di pintu gerbang hotel saja. Selanjutnya tamu hotel ataupun pihak lain berjalan kaki menuju loby hotel.
Tidak hanya di hotel Sofietel, personel Polda Bali juga memperketat pengamanan dengan mengecek seluruh kendaraan, barang dan orang yang masuk kawasan ITDC Nusa Dua. Rekayasa lalu lintas juga dilakukan di dalam kawasan ITDC dengan memberlakukan secondary road sebagaimana SOP yang sudah disepakati.
“Kita sudah sampaikan kepada seluruh personel yang melaksanakan pengamanan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat bertugas. Segera melaporkan kepada pimpinan jika mengalami atau menemukan kendala dalam tugas sehingga cepat mendapat solusi dan penanganannya,” terangnya.
“Pengamanan event internasional ini akan menjadi barometer untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Polda Bali dalam pengamanan presidensi G20 yang akan digelar pada bulan November mendatang,” tutup Kabid Humas. (*/irvand)













