PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada SDN 05 Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
Bantuan tersebut diperuntukkan khusus bagi pembangunan ruang kelas darurat pascabencana banjir bandang dan longsor yang meluluhlantakkan sekolah tersebut beberapa waktu lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi dan diterima oleh Lisa Rifendi, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN 05 Batang Anai.
Aprinaldi menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk solidaritas dan tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana. Ia menyebutkan bahwa Ikalimkos sebagai organisasi kekeluargaan memiliki komitmen sosial untuk hadir di tengah masyarakat ketika musibah terjadi, khususnya dalam sektor pendidikan yang menyangkut masa depan generasi muda.
“Bencana ini tidak hanya merusak bangunan fisik, tetapi juga mengganggu proses belajar anak-anak. Karena itu, bantuan ini difokuskan untuk pembangunan ruang kelas darurat agar aktivitas pendidikan bisa kembali berjalan, meskipun dengan segala keterbatasan,” ujar Aprinaldi.
Ia mengakui bahwa nilai bantuan tersebut belum sebanding dengan kebutuhan riil pembangunan kembali sekolah yang rusak berat. Namun, menurutnya, bantuan awal ini diharapkan dapat menjadi pemicu kepedulian pihak lain, baik pemerintah daerah, dunia usaha, maupun masyarakat luas, untuk ikut bergotong royong membantu pemulihan sarana pendidikan di Batang Anai.
SDN 05 Batang Anai diketahui menjadi salah satu fasilitas publik yang paling parah terdampak banjir bandang dan longsor. Derasnya arus air disertai material lumpur dan bebatuan menghantam kawasan sekolah, merobohkan dinding kelas, merusak perabot. Akibatnya, kegiatan belajar-mengajar terhenti total dalam beberapa waktu.
Plt Kepala Sekolah Lisa Rifendi menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Ketua DPRD Padang Pariaman beserta Ikalimkos. Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi pihak sekolah yang saat ini berada dalam kondisi darurat dan serba kekurangan.
“Bantuan ini sangat membantu kami untuk membangun ruang kelas darurat. Anak-anak sangat membutuhkan tempat belajar yang layak, meskipun bersifat darurat. Kami berterima kasih atas kepedulian dan perhatian yang diberikan,” kata Lisa.
Lisa juga berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan langkah konkret untuk pembangunan kembali gedung sekolah secara permanen. Ia menegaskan bahwa ruang kelas darurat hanyalah solusi sementara dan tidak bisa dijadikan tempat belajar dalam jangka panjang.
Sementara itu, Aprinaldi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan elemen masyarakat dalam menangani dampak bencana, khususnya yang berkaitan dengan fasilitas pendidikan.
Ia menyebutkan bahwa DPRD Padang Pariaman akan terus mendorong pemerintah daerah agar percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah-sekolah terdampak dapat masuk dalam prioritas anggaran.
“Pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena bencana. Negara harus hadir, dan kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak mereka untuk belajar,” tegasnya.
Bantuan yang disalurkan melalui Ikalimkos ini sekaligus menunjukkan peran organisasi sosial dan kekeluargaan dalam mengisi celah-celah kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau oleh program pemerintah. Aprinaldi berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial semacam ini terus tumbuh dan menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan daerah.
Dengan adanya bantuan tersebut, SDN 05 Batang Anai diharapkan dapat segera memiliki ruang belajar darurat yang layak, sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan dan para siswa tidak semakin tertinggal akibat bencana yang melanda. (*)













