BeritaKab. Solok Selatan

Khairunas Minta LKAAM Solsel Perkuat Peran

202
×

Khairunas Minta LKAAM Solsel Perkuat Peran

Sebarkan artikel ini
lkaam
Prosesi pelantikan dan pengucapan ikrar janji pengurus LKAAM Solok Selatan yang dilakukan langsung oleh Ketua LKAAM Sumatra Barat, Fauzi Bahar di Aula Sarantau Sasurambi, Solok Selatan, Kamis (17/3).

SOLOK SELATAN, ONTIME.ID – Bupati Solok Selatan, Khairunas meminta Lembaga Kerapatan Adat dan Alam Minangkabau (LKAAM) Solok Selatan dapat memperkuat peran dan kontribusinya dalam membangun seni dan budaya Solok Selatan.

Hal tersebut disampaikan Khairunas dalam sambutannya saat Pati Ambalau dan Pengukuhan Pengurus LKAAM Solok Selatan, masa bakti 2021 – 2026 di Aula Sarantau Sasurambi, Solok Selatan, Kamis (17/3).

Khairunas mengatakan bahwa pelestarian seni dan budaya telah tertuang dalam visi dan misi Solok Selatan, di mana Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan mengharapkan sinergitas LKAAM Solok Selatan dalam memberikan perannya dalam memajukan Solok Selatan.

“Terutama sekali kami mengucapkan selamat atas pelantikan ini. Kami menyambut dengan rasa bangga dan bahagia dengan pengukuhan pimpinan baru ini. Semoga amanah dan dapat menjalankan program yang telah disusun,” ujarnya, Kamis (17/3).

Kemudian Khairunas juga menyampaikan perhatian besarnya dalam upaya pelestarian seni dan budaya sebagai penguatan terhadap realisasi capaian Solok Selatan ke depannya.

“Kita harapkan dengan pelantikan pengurus LKAAM Solok Selatan ini, dapat menjadi penguatan terhadap peran lembaga adat. Seperti penyelesaian konflik adat yang dapat diselesaikan dengan kearifan lokal melalui peran LKAAM Solok Selatan ini nantinya,” ujarnya menjelaskan.

Selain itu, Bupati Solok Selatan itu juga mengharapkan agar adanya formula baru dalam menumbuhkan dan meningkatkan kembali minat generasi muda terhadap kecintaannya dengan seni dan budaya yang ada sebagai kekuatan penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat, seni, dan budaya yang ada di Solok Selatan.

“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk dapat menguatkannya. Pemerintah tentu tidak akan dapat menjalankannya begitu saja, tanpa ada peran dan kerja sama lembaga adat dalam memberikan kontribusinya terhadap pencapaian visi dan misi Solok Selatan. Karena kita harus melompat lebih jauh untuk mencapainya secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, Ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar juga mengatakan pentingnya kegiatan pelantikan tersebut adalah, sebagai upaya ke depan untuk LKAAM dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyelesaikan masalah terkait adat dan budaya masyarakat.

“Maka dari itu, marilah kita kemas dan rancang secara bersama terhadap peran penting yang bisa dilakukan agar dapat membangun dan memajukan daerah ke depannya,” ujarnya.

Fauzi Bahar juga menyampaikan dalam mengoptimalkan kinerja dan program LKAAM pada tiap kabupaten/kota, LKAAM Sumatra Barat juga akan menggiatkan kunjungan ke daerah dalam menyosialisasikan upaya perbaikan dan peningkatan dalam membangun kembali tatanan adat sebagai penyelesaian masalah di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Pada beberapa waktu lalu kita juga telah melakukan MoU dengan Kapolda terkait restorasi justice, yang mana ninik mamak menjadi pilar utama dalam penyelesaian masalah masyarakat melalui musyawarah dan mufakat yang menjadi tradisi masyarakat Minangkabau dalam penyelesaian masalah,” ujarnya lagi.

Dengan begitu, sambung dia, Pemerintahan Kabupaten Solok Selatan bersama LKAAM Sumatra Barat mengharapkan agar dapat membangun kerja sama dan saling bergandengan tangan dalam membangun serta memajukan nilai-nilai adat, seni, dan budaya di Solok Selatan yang juga telah dituangkan dalam visi dan misi Solok Selatan tersebut.

Adapun yang dilantik menjadi ketua LKAAM Solok Selatan adalah Attila Majidi dengan beberapa pengurus lainnya, untuk masa jabatan 2021-2026. Kegiatan pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh ketua LKAAM Sumatra Barat, Bupati Solok Selatan, Sekdakab Solok Selatan, dan ninik mamak serta Bundo Kanduang se-Solok Selatan. (red)