Nasional

Mensos Tri Rismaharini: Hormati dan Muliakan Lansia

525
×

Mensos Tri Rismaharini: Hormati dan Muliakan Lansia

Sebarkan artikel ini
Mensos
Menteri Sosial Tri Rismaharini berbincang dengan lansia yang tengah menerima layanan operasi katarak.

PADANG, ONTIME.ID – Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, memimpin perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-27, Senin (29/5).

Perayaan HLUN merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi negara terhadap lansia. Pada peringatan HLUN 2023, Kemensos menyalurkan bantuan total Rp23,89 miliar.

Perayaan HLUN  ke-27 dipusatkan di kompleks Kantor Bupati Dharmasraya di Pulau Punjung. Dalam sambutannya, Mensos mengajak semua pihak untuk memuliakan dan menghormati Lansia.

“Saya berpesan pada seluruh pihak. Tidak hanya anak-anak, apa pun kita, siapapun kita, saat ini kita ada karena orangtua. Jangan kemudian mereka saat ini sudah tidak bisa menolong kita, kemudian merepotkan kita, kita tidak mau merawatnya,” kata Mensos.

Dalam banyak kasus, Mensos menemukan Lansia yang dibuang dan ditelantarkan oleh anak-anaknya. Sebagian dikarenakan anak-anak kurang memiliki rasa penghormatan dan penghargaan terhadap Lansia. Orangtua mereka yang sudah lemah fisik maupun psikologis, dianggap sebagai beban.

“Hal ini tidak boleh terjadi lagi. Oleh karena itu, pada kali ini, Kemensos menginisasi anak-anak sebagai duta Lansia. Ini sebagai upaya untuk menanamkan pemahaman dan kesadaran penghormatan kepada kakek-nenek atau lansia lainnya,” katanya.

Melalui momentum HLUN, Mensos mengajak semua orang kembali mengingat dan menghormati jasa-jasa orangtua yang telah merawat anak-anaknya. “Kita lahir kita tidak bisa apa-apa bahkan ke belakang (buang air besar, red) saja enggak bisa semua, makan enggak bisa. Jangan telantarkan mereka, siapapun mereka. Apa pun kita, itu ada karena mereka,” ujar Mensos.

Peringatan HLUN di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat tahun 2023, mengambil tema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat”. Kabupaten berpenduduk 228.000 ini dipilih sebagai tuan rumah karena tingginya angka pernikahan siri pada Lansia.

Rangkaian acara HLUN ke-27 Tahun 2023 dimulai pada tanggal 1 – 28 Mei 2023 dan bulan Mei disebut sebagai Bulan Lansia. UU No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia mengamanatkan, pembangunan kesos harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial Lansia, karena Lansia memiliki pengalaman, keahlian dan kearifan untuk berperan serta dalam pembangunan nasional.

Dalam Peringatan HLUN tahun 2023, dilaksanakan pelayanan bagi Lansia mulai dari pemberian bantuan sosial, kesehatan, pemenuhan hak sipil, penyuluhan terkait perawatan bagi Lansia dan pemberian penghargaan bagi Lansia yang berprestasi maupun pihak-pihak yang berprestasi dan berkontribusi di bidang kelanjutusiaan. Total untuk peringatan HLUN 2023, Kemensos menyalurkan bantuan sebesar Rp23,89 miliar.

Untuk memenuhi hak sipil, dilakukan pembuatan e-KTP Lansia, akte kelahiran, kartu keluarga (KK), dan isbat nikah. Rangkaian isbat nikah terpadu telah dilaksanakan pada 22 dan 25 Mei. “Setelah kita screening ada beberapa warga yang ternyata tidak punya surat nikah. Dampaknya besar. Bagaimana status anak-anaknya kalau tidak ada surat nikah. Tentu tidak ada KK,” kata Mensos.

Mensos dan rombongan berkesempatan berkunjung ke RSUD Sungai Dareh untuk melihat proses operasi katarak bagi Lansia. Operasi ini merupakan bagian layanan kesehatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan dasar (gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat), dan donor darah.

Lansia tunggal mendapatkan bantuan makanan, program pemberdayaan ekonomi, program sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), rumah sejahtera terpadu, bantuan aksesibilitas berupa kursi roda, kacamata, tongkat, walker, dan liannya. Layanan lainnya adalah bantuan sandang dan nutrisi, pembuatan taman Lansia (terdapat fasilitas olahraga, bercocok tanam, dan lainnya).

Kemensos juga memberikan penghargaan kepada Lansia dan pihak-pihak yang berprestasi dan berkontribusi terhadap penanganan isu-isu kelanjutusiaan. Ada juga pameran produk kreatifitas Lansia (kerajinan tangan, lukisan, batik, atau hasil kreasi lainnya).

Dilakukan pula bimbingan teknis perawatan Lansia kepada pendamping sosial, kader dasawisma, kader Posyandu dan kader Posbindu. Kemudian ada juga penayangan video success story Lansia, kampanye melalui banner, spanduk, baliho, media elektronik, dan media cetak, webinar kelanjutusiaan.

Kemensos menyebar seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua, untuk memberikan pelayanan kepada Lansia di 11 kecamatan di Dharmasraya. Tidak hanya itu, Kemensos juga mendatangkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari berbagai wilayah di Indonesia untuk bahu membahu membangun jembatan, taman lansia, dan Rumah Sejahtera Terpadu bagi lansia.

Hadir dalam acara puncak Bupati Dharmasraya, Sutan Riska, dan jajaran, anggota Komisi VIII DPR RI, Delmeria, perwakilan Pemerintah Provinsi Sumbar, dan kabupaten/kota lainnya beserta unsur forkopimda, Jajaran Direktorat Jenderal/Sentra/Sentra Terpadu/Balai Besar Kemensos RI dari seluruh Indonesia. (vand)