PADANGPARIAMAN, ONTIME.ID— Nagari Lareh Nan Panjang Kabupaten Padang Pariaman terus pengembangan sektor pertanian, yaitu budidaya melon madu dengan memanfaatkan lahan kosong milik warga.
Walinagari Lareh Nan Panjang, Muskinta mengatakan, budidaya melon madu tersebut merupakan strategi yang telah dirancang dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di nagari yang dipimpinya tersebut.
Menurutnya, potensi di nagari Lareh Nan Panjang tersebut banyak yang bisa bernilai investasi, ekonomi dan pariwisata yaitu dengan memanfaatkan lahan tidur/kosong warga menjadi sebuah nilai pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Langkah pertama yang kita lakukan menggerakkan kembali seluruh kelompok tani yang sudah lama tidak aktif atau kurang bergairah untuk kita beri pelatihan dan penyuluhan bersama tim penyuluh kecamatan,” ujarnya, Sabtu (8/7).
Pihaknya juga memfasilitasi penyuluh pertanian dari Kecamatan VII Koto tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan SDM agar mampu memanfaatkan lahan yang ada.
Semuanya kata Muskinta, dikelola secara bersama dan duduk bersama bergotong royong manfaatkan lahan tidur sebagai ketahanan pangan minimal untuk keluarga dan sekitarnya.
Selain itu, Muskinta menambahkan, pengembangan budidaya melon madu juga didukung oleh Universitas Taman Siswa Padang yang telah melakukan penelitian di Nagari Lareh Nan Panjang.
“Kami juga dibantu oleh Akademisi dari Universitas Taman Siswa dalam konsep, implementasi setiap penelitian yang kita garap di nagari untuk pencapaian manajemen strategi pertumbuhan investasi, ekonomi,” ujarnya.
Muskinta menambahkan, penelitian juga difokuskan pada pemanfaatan lahan kosong milik masyarakat agar kembali menjadi produktif. Sehingga mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi untuk ketahanan pangan masyarakat di nagari tersebut.
“Dengan dilakukannya komunikasi yang baik, studi kelayakan tanah, kerjasama yang baik bersama warga dan kelompok tani, tahun ini Nagari Lareh Nan Panjang berhasil MoU dengan investor dari Dompet Dhuafa,” ujarnya.
Muskinta menegaskan, Nagari Lareh Nan Panjang terus berupaya menjalankan konsep manajemen strategi tersebut agar capaian pembangunan nagari bisa berkelanjutan dengan tata kelola SDM. Kedepan, dia bersama seluruh jajaran nagari terus mempersiapkan terobosan-terobosan baru untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
“Target pencapaian yang dikemas bagaimana dengan sumber daya yang ada kita arahkan pada ekonomi kerakyatan melalui pelatihan, pemberdayaan dan eksekusi di lapangan. Manajemen strategi ekonomi kreatif dan inovatif harus terus dikembangkan dan direalisasikan secara optimal dan berkelanjutan,” tambahnya. (vand)













