Peristiwa

Panorama I Longsor, Lalu Lintas Padang – Solok Macet Total

601
×

Panorama I Longsor, Lalu Lintas Padang – Solok Macet Total

Sebarkan artikel ini
Longsor
Hujan deras yang melanda Kota Padang dari siang hingga malam hari mengakibatkan longsor di dekat Panorama 1 Sitinjau Lauik, Kecematan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin  (23/1). Akibat longsor itu, arus lalu lintas Padang – Solok macet total.

PADANG, ONTIME.ID — Hujan deras yang melanda Kota Padang dari siang hingga malam hari mengakibatkan longsor di dekat Panorama I Sitinjau Lauik, Kecematan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin  (23/1). Akibat longsor itu, arus lalu lintas Padang – Solok macet total.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon, menyebut, peristiwa longsor tersebut terjadi pada pukul 18.00 WIB tepatnya dari arah padang sebelum jembatan Lubuk Paraku di bawah panorama I, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Akibat longsor tersebut arus lalu lintas Padang – Solok macet total tidak bisa dilalui kendaraan, “Situasi saat ini arus lalu lintas di lokasi macet total, untuk sepeda motor pun tidak bisa lewat,” Katanya.

Lija Nesmon menyebutkan, personel dari Polsek Lubuk Kilangan sudah berada di lokasi longsor tersebut. “Anggota sudah berada di lokasi, untuk saat ini tim gabungan yang terdiri dari kepolisian dan BPBD Kota Padang membersihkan matrial longsor,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Endrizal, mengatakan, pihaknya telah   mengerahkan personel untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsoran ke lokasi terjadinya longsoran yang dilaporkan terjadi dikawasan Panorama 1 Sitinjaulauik, Kecamatan Lubuk Kilangan

“Personel dari Pusdalops BPBD telah  menuju lokasi untuk  melakukan pembersihan material longsoran. Mereka dibantu personel TNI-Polri, serta insan kebencanaan yang ada di sekitaran lokasi,” ujarnya kepada ONTIME.ID Senin (23/1).

Endrizal menuturkan, hingga saat ini Kota Padang masih mengalami cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai dengan angin kencang. Untuk itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dan longsor.

“Masyararakat yang bermukim di sepanjang bantaran aliran sungai diminta untuk waspada. Sebab Kota Padang masih diguyur hujan lebat. Begitupun dengan para pengendara. Jika tidak terlalu penting. Sebaiknya jangan bepergian,” ujarnya.

Kendati mengaku bahwa dirinya belum bisa menjelaskan lokasi pasti  kawasan yang telah terendam banjir, namun Endrizal menuturkan bahwasanya banjir biasanya terjadi di kawasan yang sebelumnya memang telah terpetakan sebagai kawasan rawan banjir.

“Kawasan rawan banjir di Kota Padang itu  diantaranya terletak di sebagian Kecamatan Koto Tangah, Pauh, kawasan Jondul Rawang, Dadok Tunggul Hitam, Parak Jambu, Alai, Tabing Banda Gadang, Pengambiran Ampalu, Kampung Jua, Lubuk Buaya, Aia Pacah, dan Ganting Parak Gadang dan lainnya.” ungkapnya.

Selain menghadapi ancaman banjir akibat meluapnya air di sejumlah aliran sungai, sejumlah kawasan yang terletak di daerah pesisir pantai Kota Padang juga rawan mengalami banjir rob akibat fenomena pasang surut air laut di tengah cuaca ekstrim.

“Untuk banjir rob, sering terjadi di daerah Purus, Pantai Air Manis dan beberapa daerah pesisir pantai yang ada di Kecamatan Koto Tangah, informasinya disana setiap bulan terang, terjadi banjir rob akibat fenomena pasang surut air laut,” ucapnya.

Ia juga memastikan, saat ini personel BPBD Kota Padang tenaga berada dalam kondisi siaga penuh untuk mengantisipasi potensi bencana banjir dan longsor di Kota Padang. “BPBD siaga penuh, anggota sudah ada yang dikerahkan menuju lokasi. Karena Kota Padang masih diguyur hujan, Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya. (*/red)