Kab. Padang Pariaman

Pantai Tiram Bersolek Total, Pemkab Padang Pariaman Siapkan Kawasan Wisata Modern Bernuansa Alam

264
×

Pantai Tiram Bersolek Total, Pemkab Padang Pariaman Siapkan Kawasan Wisata Modern Bernuansa Alam

Sebarkan artikel ini
Pantai
Pantai Tiram Bersolek Total, Pemkab Padang Pariaman Siapkan Kawasan Wisata Modern Bernuansa Alam

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman dan para pecinta wisata pantai di Sumatera Barat. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memastikan kawasan Wisata Pantai Tiram akan menjalani pembenahan besar-besaran sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata daerah sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Langkah strategis tersebut disosialisasikan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, dalam pertemuan bersama tokoh adat dan masyarakat di kawasan Pantai Tiram, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri ninik mamak, wali nagari, Camat Ulakan, pelaku usaha kuliner, hingga masyarakat sekitar kawasan wisata. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menandakan besarnya harapan masyarakat terhadap masa depan Pantai Tiram sebagai destinasi unggulan daerah.

[irp posts=”36097″ ]

Dalam pemaparannya, Anton Wira Tanjung menegaskan bahwa pembenahan Pantai Tiram menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah pada tahun 2026. Penataan yang dilakukan bukan hanya sebatas mempercantik kawasan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan destinasi wisata yang tertib, modern, dan memiliki dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Kami datang bertemu langsung dengan ninik mamak dan masyarakat karena ada rencana besar untuk membangun serta menata ulang kawasan wisata ini agar lebih indah, tertata, dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Kawasan kuliner Pantai Tiram menjadi fokus utama yang segera dibenahi,” ujarnya.

Menurutnya, konsep pembangunan telah disiapkan melalui rancangan induk atau masterplan yang dirancang secara matang dengan tetap mempertahankan karakter alam Pantai Tiram. Dalam desain tersebut, kawasan wisata akan dibagi ke dalam beberapa zona, mulai dari area publik, semi privat, hingga privat, sehingga fungsi setiap ruang menjadi lebih tertib dan nyaman digunakan pengunjung.

[irp posts=”36093″ ]

Penataan kawasan juga akan mengedepankan harmoni dengan lingkungan alam sekitar. Jalur pejalan kaki dirancang mengikuti kontur kawasan dengan konsep estetik dan ramah lingkungan. Pengunjung nantinya dapat menikmati panorama laut dan aliran sungai yang membelah kawasan melalui jalur khusus yang telah disiapkan.

Tak hanya itu, ruang terbuka hijau dan taman-taman akan diperbanyak guna memperkuat kesan alami dan menambah daya tarik visual kawasan wisata tersebut.

Sejumlah fasilitas penunjang juga masuk dalam agenda pembangunan, mulai dari area parkir yang lebih tertata, akses jalan yang nyaman, sanitasi bersih, tempat ibadah, hingga ruang publik untuk berbagai aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Sementara itu, kawasan kuliner yang selama ini menjadi ikon Pantai Tiram akan ditata ulang agar lebih rapi, bersih, dan nyaman. Pemerintah daerah menilai sektor kuliner memiliki potensi besar dalam mendongkrak ekonomi masyarakat setempat apabila dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan konsep wisata modern.

[irp posts=”36086″ ]

Selain pembenahan fasilitas dasar, pemerintah juga merancang pembangunan fasilitas baru seperti area glamping, kolam renang dengan panorama laut, taman bermain, serta ruang berkumpul keluarga. Seluruh konsep pembangunan dipastikan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan keasrian Pantai Tiram sebagai identitas utama kawasan wisata tersebut.

Rencana besar tersebut mendapat dukungan penuh dari para tokoh adat setempat. Pucuk adat Tiram Tapakis, Dt. Majo Basa dan Dt. Tan Basa, menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah yang dinilai mampu mengangkat martabat kawasan adat melalui pengembangan sektor pariwisata.

Menurut mereka, pembangunan Pantai Tiram bukan hanya soal infrastruktur wisata, tetapi juga peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Dukungan serupa datang dari para pelaku usaha kuliner dan pemilik kedai nasi di kawasan Pantai Tiram. Mereka optimistis penataan kawasan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha baru, dan menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar.

Turut mendampingi Kepala Disparpora dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat struktural dinas, di antaranya Wiwiek Herawati, Ali Usman, Suhatman, serta Leni Marlina.

[irp posts=”36082″ ]

Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan nagari dalam sosialisasi itu turut memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan warga setempat dalam mendukung pembangunan kawasan wisata.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat serta perencanaan yang matang, Pantai Tiram kini bersiap memasuki babak baru sebagai destinasi wisata modern berbasis alam di Sumatera Barat. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap transformasi tersebut tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID