Diego Tata : “Cuaca Masih Dalam Ambang Batas”
TANAH DATAR, ONtime.ID — Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Bangunan Pengendali Sedimen/ Lahar Dingin Kawasan Gunung Marapi Sumatera Barat pada titik pekerjaan Sabo Dam Sungai Jambu, kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar yang saat ini memasuki bulan ke- lima usai kontrak ditandatangani Desember, 2025 lalu, terpantau di lokasi proyek, progres tetap mendominasi dari Time schedule yang ada.
Meskipun para pekerja berpacu dengan kondisi cuaca yang akhir-akhir ini didominasi musim hujan, namun Standarisasi Operasional Prosedural (SOP) tetap terkendali dan bahkan tidak menghalangi pekerjaan untuk melaksanakan setiap item pekerjaan yang sudah terjadwal.
Demikian disampaikan HSE Proyek dari PT.Subur Berkah, KSO, Diego Tata kepada ONtime.ID , Rabu (13/05) di lokasi proyek SaboDam Sungai Jambu.
Dengan durasi kontrak selama 22 bulan direncanakan, yang terpakai sudah memasuki bulan kelima, progres kita tetap ada peningkatan dan berkemajuan dari schedule yang ada, hal ini dikarenakan para pekerja sudah memahami tata laksana kerja yang diemban masing-masing, katanya.
[irp posts=”36102″ ]
Terkonfirmasi ONtime.ID di lapangan, diketahui curah hujan yang cukup deras dengan durasi lama yang terjadi dua hari belakangan ini di sebagian wilayah Sumatera Barat, khususnya di wilayah kerja proyek Kabupaten Tanah Datar, ternyata tidak menjadi penghalang bagi pekerja untuk tetap bekerja sesuai dengan patokan kerja masing-masing.

Bahkan pantauan ONtime.ID, bahwa hujan deras yang mengguyur Tanah Datar Selasa (12/05), tidak melihatkan adanya tanda-tanda debit volume air bertambah pada lokasi proyek.
Dikatakan Tata, bahwa pihaknya selalu update setiap satu jam sekali dengan kondisi cuaca yang mungkin saja terjadi, pihaknya selalu sharing dengan pihak BMKG terkait kondisi cuaca, yang selama ini kondisi hujan deras dan berjangka waktu lama masih dalam ambang batas, dan tidak menjadi kendala dalam melaksanakan pekerjaan.
” Kita selalu Update per 1 jam sekali tentang kondisi cuaca dengan pihak BMKG, dan sampai hari ini masih dalam ambang batas”, kata Tata yang juga didampingi Aseng selaku Humas dilokasi proyek.
[irp posts=”36097″ ]
Disampaikan Tata, bahwa saat ini progres kita sudah mencapai 12 persen plus, dan tekad kita ke depannya bahwa target progres melebihi schedule adalah capaian maksimal, tegasnya.
Dalam Pemberitaan terdahulu, SaboDam Sungai Jambu, merupakan salah satu dari 4 Titik pekerjaan Sabo Dam dengan rekanan yang sama di Provinsi Sumatera Barat, yang owner pelaksanaannya berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum Cq,Dirjend Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) V Padang.
Selain SaboDam Batang Malana, juga terdapat di Pagu-Pagu Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, Batang Anai Tanah Datar (PadangPanjang), dan Batang Katik Sungai Puar Kabupaten Agam.
[irp posts=”36093″ ]
Objek lokasi pengerjaan proyek tersebut semuanya lokasi rawan aliran lahar dingin /sedimen merapi Sumatera Barat dan juga merupakan lokasi bekas Galodo dan Lahar Dingin yang terjadi pada bulan Mei tahun 2024 lalu, saat ini Pemerintah melalui BWS V Padang tengah melakukan pembangunan Bangunan Pengendali Lahar Dingin/Sedimen tersebut. [BM/NH]













