Kab. Limapuluh Kota

Pembangunan Masjid Muhammad Hatta Dilanjutkan

273
×

Pembangunan Masjid Muhammad Hatta Dilanjutkan

Sebarkan artikel ini
Pembangunan
Pembangunan Masjid Agung Muhammad Hatta yangs empat terhenti akibat Covid-19, kini bakal dilanjutkan.

LIMAPULUH KOTA, ONTIME.ID – Sempat terbengkalai akibat dampak pandemi Covid-19, pembangunan Masjid Agung Muhammad Hatta yang berada di depan Mapolres Limapuluh Kota Jalan Raya Negara kawasan Ketinggian, Kecamatan Harau, kembali dilanjutkan.

Saat ini pembangunan masjid yang dibangun keluarga mantan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Aziz Haily itu memasuki pengecoran lantai dua masjid. Direncanakan masjid yang mampu menampung 3 ribu jemaah itu akan diubah menjadi tiga tingkat dan diperkirakan bisa dimanfaatkan secara maksimal pada tahun 2023.

Hal itu diungkapkan Ketua Pembangunan Masjid Agung Muhammad Hatta, Ferizal Ridwan saat mendampingi Hj. Ernita Aziz Haily yang melihat proses pembangunan lanjutan masjid yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh putri proklamator RI, Meutia Hatta pada tahun 2015 lalu.

“Kita kembali melakukan pembangunan masjid Agung Muhammad Hatta yang sempat terbengkalai akibat dampak pandemi Covid-19. Jika sebelumnya kondisi masjid 40 persen, kini sudah mencapai 52 persen. Kita melanjutkan pembangunan pengecoran lantai dua masjid,” sebut Ferizal Ridwan, Selasa (6/12).

Mantan Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota itu juga menambahkan, sebelumnya masjid yang sudah dimanfaatkan masyarakat sekitar itu akan dibangun dua lantai, karena ada perubahan oleh keluarga dan Yayasan Wakaf Aziz Haily, masjid akan dibangun menjadi tiga lantai.

“Karena ada perubahan oleh keluarga dan Yayasan Wakaf Aziz Haily masjid akan menjadi tiga lantai dan direncanakan akan bisa dimanfaatkan secara maksimal pada pertengahan tahun 2023 mendatang,” sebutnya.

Di tanah seluas 1,5 hektare itu selain masjid juga direncanakan akan dibangun berbagai bangunan lainnya, di antaranya rumah tahfiz, mini market dan lainnya.

Sementara itu Hj. Ernita Aziz Haily berharap Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bisa memberikan perhatian terhadap pembangunan masjid seluas 60X60 meter itu, sehingga pembangunan cepat rampung dan lahan di pintu masuk masjid bisa dibebaskan untuk lahan parkir.

“Kita berharap pembangunan masjid ini bisa segera rampung, kita juga sudah menyampaikan kepada Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. Bahkan Bapak Bupati bersama istri juga pernah datang ke masjid ini, mudah-mudahan bisa segera direspon dan masjid selesai serta tanah untuk lahan parkir di pintu masuk bisa dibebaskan,” harap Ernita Aziz Haily.

Sebelumnya, Ketua MUI Kabupaten Limapuluh Kota, Syafrijon menyebutkan bahwa ia bersama sejumlah pihak telah berulang kali berjuang, mendorong serta melakukan pendekatan kepada Pemerintah Daerah agar Masjid Agung segera terwujud di daerah itu, Namun sayang ‘mimpi besar’ itu belum terwujud hingga saat ini.

“Kita telah sering berjuang, mendorong serta melakukan pendekatan kepada sejumlah Kepala Daerah (Bupati,red) agar Masjid Agung terwujudnya di daerah kita, namun setelah beberapa kali ganti kepala daerah hal tersebut tidak juga terwujud,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, hanya Kabupaten Limapuluh Kota yang tidak memiliki Masjid Agung, untuk itu ia mendorong Kepala Daerah saat ini dengan visi Limapuluh Kota Madani agar mewujudkan masjid agung.

“Saya sering malu setiap kali ada pertemuan di tingkat Provinsi, sebab hanya daerah kita yang belum memiliki Masjid Agung,” tutupnya. (*/red)