PADANG, PANJANG, ONTIME.ID—Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Padang Panjang trlah mendatangi Gudang Bulog Cabang Bukittinggi di Tilatang Kamang untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok.
Rombongan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), Sonny Budaya Putra, didampingi OPD terkait. Rombongan disambut Kepala Bulog Cabang Bukittinggi Fakri Firdaus beserta jajarannya.
Putra Dewangga menyampaikan, dalam momentum Ramadan dan Idulfitri serta bayang-bayang inflasi dunia, peran Bulog sangat penting untuk menjamin ketersediaan pasokan pangan dan penstabilan harga di Indonesia, termasuk di Kota Padang Panjang.
“Dalam beberapa waktu terakhir, Bulog sudah banyak melakukan perbaikan kualitas produk. Di antaranya beras medium Bulog yang ada di Gudang Bukittinggi adalah beras bagus yang sesuai dengan selera masyarakat Sumatera Barat,” sebutnya.
Selain beras SPHP, sebut Putra, Bulog Cabang Bukuttinggi juga menyediakan daging beku, gula dan minyak goreng dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah.
“Untuk daging beku dapat masuk ke Kota Padang Panjang dengan syarat terdapat cool storage. Disperdakop UKM akan mengkaji apakah cool storage yang ada di Pasar Pusat dapat digunakan untuk tujuan tersebut,” katanya.
Untuk minyak goreng kemasan sederhana merek MinyaKita, tambah Putra, tersedia di Bulog Bukittinggi namun dalam jumlah yang terbatas.
“Penyaluran bantuan oleh Pemerintah Daerah sangat bagus dikerjasamakan dengan Bulog karena sudah ada jaminan kualitas sesuai ketentuan.
Subsidi harga dari Pemerintah Daerah dengan Bulog tetap mensyaratkan adanya audit tujuan khusus terhadap Bulog yang dilakukan oleh KAP (kantor akuntan publik).
“Saat ini Bulog sudah bekerja sama dengan pemerintah Kota Padang Panjang dalam hal penyediaan cadangan pangan. Lalu, penyaluran bantuan sosial beras. Pemasaran beras, minyak goreng dan gula SPHP bekerja sama dengan Dinas Perindagkop UKM dan Koperasi Serambi Mekah. (vand)












