Kriminal

Penganiayaan Wartawan di Pariaman Berbuntut Panjang

512
×

Penganiayaan Wartawan di Pariaman Berbuntut Panjang

Sebarkan artikel ini
penganiayaan
Penganiayaan Wartawan di Pariaman Berbuntut Panjang

“Kebetulan saya lihat kebelakang karena sesuatu. Lalu saya ingat pelaku itu salah satu oknum yang ikut melakukan pengancaman ke kami. Maka saya datangi ke motornya, saya tanya kapasitas dia di lapangan itu sebagai apa, kok berani mengancam ngancam wartawan dan LSM. Jawabannya malah binal, bahasa preman yang dibawa, bahasa kebun bin*t*ng. Terus ngajak duel. Itulah singkat ceritanya,” paparnya menjabarkan kronologi singkat.

Wartawan dan LSM di Pariaman Galang Kekuatan

Menengarai maraknya aksi kekerasan yang terjadi oleh oknum penguasa dan pengusaha terhadap insan pers, membuat sejumlah wartawan yang tergabung di berbagai organisasi pers, serta LSM menggalang aksi solidaritas, agar mengusut tuntas setuntas-tuntasnya kasus penganiyaan yang terjadi pada IDM.

Diketahui sejumlah wartawan dan LSM berbaur menggalang kekuatan dengan harapan ke depan, agar tidak ada lagi tindak pidana penganiayaan terhadap wartawan yang sudah menciderai demokrasi itu.

Dalam aksi solidaritas itu, puluhan wartawan yang tergabung dalam berbagai organisasi pers dan LSM tersebut, sepakat agar kasus yang menimpa IDM ini dituntaskan secara hukum. Tujuannya, selain memberikan efek jera kepada pelaku penganiayaan, juga menjaga marwah pers yang melulu menjadi korban kekerasan akibat arogansi oknum penguasa dan pengusaha.

Ketua PWI Pariaman, Ikhlas Bakri yang turut hadir pada kesempatan tersebut, menerangkan bahwa aksi solidaritas ini terjadi spontanitas, menandakan soliditas wartawan di Pariaman masih terjaga. “Menandakan kami di wartawan juga memiliki jiwa korsa. Sebagai sikap penolakan kekerasan terhadap wartawan,” ungkapnya.

Dari pertemuan yang digelar pada Minggu sore (11/9) itu, terdapat beberapa poin kesepakatan, di antaranya mengutuk aksi penganiayaan wartawan yang dilakukan oleh pelaku D, serta menindaklanjuti laporan korban di Polres setempat, serta mengawasi pekerjaan proyek peningkatan jalan tiga ruas (DAK) paket 1 yang dikerjakan PT PMI. (*/red)