Kesehatan

Penuhi Kebutuhan Darah di Padang, RS Unand Launching Bank Darah

311
×

Penuhi Kebutuhan Darah di Padang, RS Unand Launching Bank Darah

Sebarkan artikel ini
Unand
Penuhi Kebutuhan Darah di Padang, RS Unand Launching Bank Darah

PADANG, ONTIME.ID– Bank Darah adalah suatu unit pelayanan di rumah sakit yang bertanggung jawab atas tersedianya darah untuk transfusi yang aman, berkualitas, dan dalam jumlah yang cukup. Ini mendukung pelayanan kesehatan di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Dalam rangka memperingati hari Donor Darah Sedunia, bertempat di aula lantai 1 RS UNAND resmi melaunching Bank Darah yang ada di Rumah Sakit tersebut pada Rabu (14/6/2023).

Launching bank darah yang bertajuk give blood, give plasma, share life, share ofren ini ditandai pengguntingan pita yang dilakukan Rektor Unand Prof Dr Yuliandri SH MH bersama Direktur Utama Rumah Sakit Unand Dr dr Yevri Zulfiqar SpB SpU (K), dan Kepala UTDC PMI Kota Padang dr Widyarman.

Rektor Unand Prof Yuliandri  mengatakan kehadiran Bank Darah di Rumah Sakit Unand ini dilatarbelakangi karena potensi pendonor darah di Unand banyak. Baik dari kalangan mahasiswa, dosen maupun masyarakat. “Civitas akademika Unand maupun masyarakat bisa melakukan donor darah setiap hari selama 24 jam, dengan hadirnya bank darah ini akan membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Padang ” ucapnya.

Selanjutnya, kebutuhan darah di Padang rata-rata setiap hari mencapai 200 kantong darah, sementara ketersediaan darah yang tersedia di PMI hingga kini belum memadai. “Nanti pasien rumah sakit yang butuh darah bisa menggunakan darah di sini. Begitu juga keluarga pasien yang akan menjadi pendonor bisa melakukan donor, sehingga ketersediaan darah itu akan selalu ada,” harap Yuliandri.

Sementara itu Direktur Utama Rumah Sakit Unand Dr dr Yevri Zulfiqar SpB SpU (K) mengatakan fasilitas Rumah Sakit Unand kini akan semakin lengkap dengan adanya Bank Darah. “Dengan kelengkapan fasilitas itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk berobat di sini. Termasuk mendonorkan darah maupun menggunakan darah dari Bank Darah,” ucapnya

Ia mengatakan, untuk saat ini Bank Darah diprioritaskan untuk pasien Rumah Sakit Unand terlebih dahulu. “Pasien dari luar RS Unand juga bisa, tergantung nanti koordinasi dengan PMI Padang,” katanya. Ia menambahkan, untuk pasien RS Unand yang membutuhkan darah, pihaknya kini tidak perlu lagi menjemput ke PMI Padang yang biasanya butuh waktu 30 menit.

“Bank Darah RS Unand terbuka 24 jam sehingga kegiatan donor atau pemenuhan kebutuhan darah bisa dilaksanakan setiap hari. Jadi siapa saja bisa mendonorkan darah di Bank Darah RS Unand setiap saat. Selain itu, keluarga pasien juga bisa mendapatkan darah di sini,” jelas Yevri.

Kepala UTDC PMI Padang, Widyarman menyebutkan, kebutuhan darah di Padang mencapai 200 kantong per hari. “Kebutuhan kita rata-rata 200 kantong per hari, namun yang terpenuhi hanya 80 persen. Artinya kita kekurangan 40 kantong per hari,” jelas Widyarman.

Widyarman mengatakan untuk mengatasi kekurangan itu, pihaknya terpaksa meminta keluarga pasien untuk melakukan pendonoran agar stok darah tidak kosong. “Dengan kehadiran Bank Darah di Rumah Sakit Unand ini dapat membantu PMI dalam pemenuhan kebutuhan darah. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi dan sinergisitas tentunya,” harapnya. (vand)