Kab. Solok Selatan

Perkuat Ketangguhan Warga, PT SEML Solok Selatan Latih Relawan Siaga Bencana

418
×

Perkuat Ketangguhan Warga, PT SEML Solok Selatan Latih Relawan Siaga Bencana

Sebarkan artikel ini
SEML
Perkuat Ketangguhan Warga, PT SEML Solok Selatan Latih Relawan Siaga Bencana

SOLSEL, ONtime.ID — Intensitas hujan tinggi yang kerap melanda Kecamatan Pauh Duo menjadikan wilayah ini rentan terhadap bencana banjir dan longsor. Ancaman tersebut mendorong lahirnya kesadaran kolektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di tingkat nagari.

Sebagai bentuk upaya mitigasi bencana berbasis komunitas, PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan menggelar pelatihan Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) bagi warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sebanyak 30 warga dari Nagari Alam Pauh Duo dan Nagari Pauh Duo Nan Batigo mengikuti program ini untuk dipersiapkan menjadi relawan terlatih yang mampu bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan dalam penanganan awal keadaan darurat di lingkungannya masing-masing.

Pelatihan Destana tersebut dipusatkan di Gelora Energy Pekonina dan resmi dibuka pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari hingga 21 Desember 2025, dengan pembukaan oleh Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan, Novi Hendrix.

Dalam sambutannya, Novi Hendrix menegaskan bahwa peran relawan berbasis nagari sangat strategis karena berada paling dekat dengan lokasi kejadian saat bencana melanda.

“Warga setempat merupakan pihak yang pertama kali berada di lapangan. Dengan pengetahuan dan keterampilan kebencanaan yang memadai, penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ujarnya.

Komitmen penguatan kapasitas masyarakat juga ditegaskan oleh PT Supreme Energy Muara Laboh. Relations Superintendent PT SEML, Drs. Bujang Joan M.Ds Dt Maninjun, menyampaikan bahwa pembentukan Relawan Destana merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan dan keberlanjutan masyarakat sekitar.

“Pelatihan ini tidak hanya membekali relawan dengan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial. Dengan kesiapan yang baik, masyarakat diharapkan tidak panik saat menghadapi bencana,” kata Bujang.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) PT SEML Tahun 2025, sejalan dengan kondisi geografis Kabupaten Solok Selatan yang memiliki potensi bencana hidrometeorologi cukup tinggi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Aribel, menjelaskan bahwa materi pelatihan disampaikan oleh narasumber bersertifikat dari Yayasan Bumi Ceria Padang, mencakup teori kebencanaan, simulasi, hingga praktik lapangan.

“Selama pelatihan, peserta juga mendapatkan fasilitas berupa uang saku, seragam relawan, serta konsumsi yang seluruhnya didukung oleh PT SEML,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, warga tidak hanya dibekali keterampilan menghadapi bencana, tetapi juga diperkuat perannya sebagai penjaga keselamatan lingkungan dan sesama. Dari nagari, oleh warga, untuk ketangguhan bersama. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID