PADANG, ONTIME.ID— Polsek Pauh terus meningkatkan intensitas giat Tiada Hari Tanpa Silaturahmi (THTS) Bhabinkamtibmas ke seluruh lapisan masyarakat yang ada di wilayah hukumnya.
Kapolsek Pauh, AKP Muzhendri mengatakan, kegiatan rutin THTS merupakan salah satu upaya jajaran Polsek Pauh untuk kembali meningkatkan citra institusi Polri di tengah masyarakat.
“Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu selaku Kapolsek saya telah memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk selalu melebur dan memposisikan dirinya di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya kepada ONTIME.ID Selasa (6/12)
Kapolsek menuturkan, saat ini Polsek Pauh memiliki sembilan personel Bhabinkamtibmas yang telah ditugaskan di masing-masing kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Pauh. Selain telah diperintahkan untuk memastikan situasi Kamtibmas di wilayah masing-masing tetap kondusif, para Bhabinkamtibmas ini juga telah diminta untuk melibatkan diri secara aktif dalam setiap aktivitas masyarakat.
“Jadi jika ada persoalan di tengah masyarakat, diharapkan para Bhabinkamtibmas ini bisa menjadi mediator atau bahkan pemecah masalah bagi masyarakat,”ujarnya.
AKP Muzhendri menjelaskan, pada dasarnya tugas pokok dan fungsi Bhabinkamtibmas adalah melakukan pembinaan kepada masyarakat, meningkatkan deteksi dini permasalahan atau tindak pidana, serta melakukan mediasi ataupun negosiasi yang bertujuan untuk memastikan terciptanya situasi Kelurahan yang kondusif.
“Para Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak terdepan bagi institusi Polri dalam memberikan pengayoman kepada masyarakat yang ada di kelurahan. Untuk itu melalui peningkatan giat THTS kita ingin seluruh masyarakat bisa merasakan dampak dan manfaat dari keberadaan polisi,” ucapnya.
Kapolsek berharap, kehadiran dan peran para Bhabinkamtibmas, hendaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebab menurut dia, kesuksesan kinerja aparat kepolisian, juga tidak terlepas dari sinergi dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat.
“Bhabinkamtibmas harus menjadi sahabat bagi masyarakat. Untuk itu mereka harus mampu menjadi teladan dan pengayom di tengah-tengah masyarakat kita,” tuturnya. (*/red)













