Politik

Produk WRSE Payakumbuh Segera Tembus Pasar Mancanegara

368
×

Produk WRSE Payakumbuh Segera Tembus Pasar Mancanegara

Sebarkan artikel ini
WRSE
Ketua DPRD Sumbar berfoto bersama dengan peserta pelatihan

PAYAKUMBUH, ONTIME.ID- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Supardi mengungkapkan, hasil produksi dari Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) yang mengikuti pelatihan keterampilan berusaha, akan dipasarkan melalui ekspo-ekspo internasional. 

 

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka program Bimbingan Sosial Keluarga dan Pelatihan Keterampilan Berusaha bagi WRSE se-Kota Payakumbuh Angkatan Kelima, di Hotel Mangkuto Syariah, baru-baru ini.

 

“Saat ini kita tengah berusaha untuk membentuk karakter Kota Payakumbuh yang mandiri. Salah satu upayanya adalah, mengadakan pelatihan membuat kue yang diadakan oleh Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat yang menyasar kalangan WRSE,” katanya.

 

Supardi menambahkan, adapun alumni pelatihan angkatan sebelumnya telah memproduksi kue lebaran. Untuk pemasaran, dikerjasamakan dengan ASITA, sehingga juga bermanfaat untuk menunjang sektor pariwisata daerah. Jadi tidak nya modal keterampilan yang didapatkan, namun juga akses pemasaran akan diberikan. Muaranya tentu adalah kesejahteraan masyarakat.

 

“Kedepan akan banyak iven yang diadakan di Kota Payakumbuh, seperti ekspo atau festival lainnya. Pastinya berskala internasional, banyak negara-negara lain yang datang. Kue-kue hasil produksi WRSE akan dipasarkan pada momentum tersebut,” katanya.

 

Dia mengatakan pelatihan keterampilan untuk WRSE akan diadakan hingga bisa diikuti ratusan orang, tentunya terbagi dari beberapa angkatan. Dari ratusan orang dilatih diharapkan nantinya ada yang benar-benar bisa mandiri, menciptakan inovasi hingga bermanfaat bagi orang banyak.

 

“Pasti nantinya akan ada hasil produksi yang nantinya bisa diviralkan, maka seriuslah untuk belajar,” katanya.

 

Supardi juga berharap, WRSE yang mendapatkan pelatihan bisa melihat peluang-peluang usaha untuk menerapkan ilmu yang didapatkan. Tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, namun juga orang-orang disekitar. Jadi kuncinya adalah konsisten, terus memperdalam ilmu yang didapatkan, hingga mendapatkan hasil yang lebih.

 

Disisi lain Supardi meminta para peserta untuk terus memperbaharui potensi yang dimiliki, sekarang peluang usaha tidak hanya bisa dilakukan secara nyata, namun juga secara dalam jaringan (online-red). Berikan variasi-variasi terhadap produk untuk memiliki nilai lebih, sehingga bisa mendapatkan pasar yang lebih luas.

Ia mengatakan WRSE adalah wanita yang seharusnya menjadi tulang rusuk, namun sekarang menjadi tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan.

 

“Kami berharap dengan pelatihan ini ada sebuah motivasi untuk berkembang dan memunculkan inovasi usaha terbaru,” ulasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Sosial Sumbar yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosia, Rumainur mengatakan, program kegiatan yang menyasar WRSE merupakan langkah yang positif dan penting, dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan wanita dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.

 

‘’Kami berharap para peserta dapat mengembangkan potensi diri mereka dan menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat Kota Payakumbuh umumnya,”ucapnya.

 

Lebih ia menyampaikan,melalui pelatihan untuk WRSE hendaknya lahir perempuan-perempuan tangguh dan mandiri, sehingga upaya yang dilakukan dalam rangka mengentaskan tingkat kemiskinan di Sumbar, khususnya di Kota Payakumbuh dapat berjalan sesuai harapan. (vand)