PADANG, ONTIME.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) dari Fraksi PKS Rahmat Saleh mengklaim program unggulan “Sumbar Cerdas” yang dijalankan di beberapa kabupaten dan kota berjalan sukses. Pasalnya, selama tahun 2023 sudah 185 sekolah berhasil ditingkatkan kualitas pendidikannya.
“Tahun 2023, kita sudah selesai melakukan kunjungan Sumbar Cerdas. Sebanyak 95 persen langsung di sekolah dan 5 persen melalui zoom, yaitu sebanyak 185 sekolah baik itu SMA dan SMK. Puncaknya, ini menjadi karya di penghujung menjabat saya (Rahmat Saleh),” ujarnya saat melaksanakan reses masa sidang pertama tahun 2024, di Padang, Kamis (1/2).
Program “Sumbar Cerdas” ini terselenggara melalui dana pokok pikiran (Pokir) Rahmat Saleh. Menurutnya, dari 185 sekolah yang dikunjungi ada dua tipe sekolah, yaitu sekolah mata air dan sekolah air mata.
“Selama saya mengunjungi sekolah ada 2 tipe. Sekolah mata air yaitu jumlah siswa banyak dan berada di tengah kota, sedangkan sekolah air mata, sekolah yang berada di pelosok dan jauh dari pemerintah. Setelah punya data dan arsip di 2024 ini momen bagi saya memeratakan pendidikan khusus di pelosok,” ujarnya kepada awak media.
Rahmat Saleh menekankan salah satu poin penting dari program “Sumbar Cerdas” adalah upaya untuk memperbaiki infrastruktur pendidikan yang ada, seperti renovasi dan pembangunan sekolah-sekolah, serta penyediaan fasilitas yang memadai untuk proses belajar mengajar.
Kemudian, program Sumbar Cerdas ini pernah menyelamatkan sebuah sekolah yang sebelumnya akan ditutup karena murid di sekolah tersebut sangat sedikit, sekarang menjadi sekolah unggul.
“Pada tahun 2022 lalu, SMAN 9 Solok Selatan pernah mau ditutup karena siswanya sangat sedikit, bahkan lebih banyak guru dari pada muridnya. Alhamdulillah, berkat program Sumbar Cerdas saat ini sekolah tersebut menjadi SMA unggul dan berasrama,” kata Rahmat Saleh yang juga Caleg DPR RI itu.
Rahmat Saleh juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pengelola sekolah di Sumbar. Ia menekankan perlunya pelatihan dan pembinaan bagi guru dan tenaga pendidik agar mampu memberikan pembelajaran yang efektif dan berkualitas.
“Program kita ini fokus untuk meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil dan terluar di Sumbar, sehingga tidak ada satu pun anak yang terpinggirkan dari proses pendidikan. Apalagi di Solok Selatan yang daerah pendidikan yang paling miris,” ucapnya.
Untuk itu, Rahmat Saleh mengajak semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun stakeholder terkait, untuk bersama-sama mendukung dan mewujudkan visi “Sumbar Cerdas” ini guna menciptakan generasi Sumbar yang cerdas, kompetitif, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (Vand)













