PADANG, ONtime.ID — Bencana alam hidrometeorologi yang melanda sejumlah kota dan kabupaten di Sumatera Barat, termasuk Kota Padang, memicu gelombang solidaritas dari berbagai komunitas.
Komunitas Sijunjung Muda Berkarya (KSMB) bersama relawan Sakato Komunity dan SAN Padang turun langsung memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak.
KSMB yang diketuai Hendriawan bergerak cepat sejak menerima informasi mengenai kondisi lapangan. Dalam waktu singkat, komunitas ini menggalang donasi dari sejumlah dermawan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kami langsung tergerak melakukan aksi kemanusiaan dengan melakukan penggalangan dana dari para donatur untuk memberikan dan menyalurkan bantuan bagi korban bencana yang terdampak di Kota Padang,” ujar Hendriawan kepada harianindonesia.id di sekretariat KSMB Sijunjung, Minggu (30/11).
Melalui koordinasi dengan para relawan di lapangan, KSMB telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji dan paket sembako kepada 121 warga terdampak. Bantuan tersebut disebar ke kawasan Kampung Caniago, Gurun Laweh, dan Nanggalo — wilayah yang hingga kini masih ditutupi lumpur dan material banjir.
Di lokasi terdampak, kerusakan cukup memprihatinkan. Prima Zondra, relawan yang memantau langsung situasi di lapangan, menyampaikan bahwa puluhan rumah mengalami kerusakan berat.
“Di sini ada 21 rumah yang terbawa hanyut. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini warga fokus membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah,” jelasnya.
Aksi bantuan ini tidak hanya berupa suplai kebutuhan dasar, tetapi juga dukungan moral bagi masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kehidupan pascabencana. Kebersamaan lintas komunitas menjadi penguat di tengah kondisi sulit.
“Kami mendoakan seluruh warga terdampak diberi ketabahan dan situasi segera membaik. Aksi ini adalah panggilan kemanusiaan. Sakit ini adalah sakit kita bersama,” ungkap Hendriawan.
KSMB juga mengajak masyarakat luas untuk terus mendoakan pemulihan wilayah terdampak dan mendukung berbagai upaya kemanusiaan, sekecil apa pun kontribusinya. Menurut mereka, partisipasi publik akan sangat membantu mempercepat pemulihan warga yang terdampak.
Gerakan solidaritas yang dilakukan KSMB dan berbagai komunitas relawan lainnya menegaskan bahwa kekuatan kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan Sumatera Barat dari bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa daerah. (Dedy Bastian)













