Kab. Mentawai

RSA Laksamana Malahayati Gelar Pengobatan Gratis di Kepulauan Mentawai, Jadwal Disesuaikan Cuaca

259
×

RSA Laksamana Malahayati Gelar Pengobatan Gratis di Kepulauan Mentawai, Jadwal Disesuaikan Cuaca

Sebarkan artikel ini
Malahayati
RSA Laksamana Malahayati Gelar Pengobatan Gratis di Kepulauan Mentawai, Jadwal Disesuaikan Cuaca

MENTAWAI, ONtime.ID — Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati akan melaksanakan kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Mentawai.

Kegiatan yang semula dijadwalkan mulai Jumat (30/1/2026) terpaksa mengalami penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca ekstrem di perairan Mentawai.

Babinsa Pokai, Irpan Muntai, menjelaskan bahwa keterlambatan terjadi karena kapal RSA Laksamana Malahayati baru tiba dan sandar di Dermaga Pokai dengan selisih waktu sekitar dua jam dari jadwal semula, akibat badai dan gelombang tinggi.

[irp posts=”33703″ ]

“Karena cuaca buruk, kapal terlambat sandar sekitar dua jam. Demi keselamatan kru, tenaga medis, dan masyarakat, jadwal pelayanan pengobatan kami sesuaikan dengan kondisi cuaca di lapangan,” ujar Irpan Muntai, Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan penyesuaian tersebut, pelayanan pengobatan gratis RSA Laksamana Malahayati resmi dimulai pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan rangkaian jadwal pelayanan di sejumlah titik strategis di Kepulauan Mentawai.

Pada Sabtu, 31 Januari 2026, pelayanan kesehatan gratis dilaksanakan di Pokai mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Selanjutnya, pada pukul 18.00 WIB, kapal dijadwalkan bertolak menuju Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan.

Pelayanan berlanjut pada Minggu, 01 Februari 2026, di Maileppet, Siberut Selatan, mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Pada malam harinya, pukul 20.00 WIB, RSA Laksamana Malahayati akan melanjutkan pelayaran menuju Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara.

[irp posts=”33700″ ]

Kemudian, Senin, 02 Februari 2026, pelayanan kesehatan gratis dijadwalkan berlangsung di Tuapejat, Sipora Utara, dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, sebelum kapal kembali berlayar menuju Sioban, Sipora Selatan pada pukul 18.00 WIB.

Rangkaian kegiatan pengobatan gratis ini akan ditutup pada Selasa, 03 Februari 2026, dengan pelayanan di Sioban, Sipora Selatan, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Setelah itu, pada pukul 18.00 WIB, RSA Laksamana Malahayati dijadwalkan meninggalkan wilayah Kepulauan Mentawai.

Seluruh pelayanan kesehatan yang diberikan dalam kegiatan ini gratis dan terbuka untuk masyarakat umum, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi warga di daerah kepulauan dan pesisir yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas medis.

Meski demikian, pihak RSA Laksamana Malahayati menegaskan bahwa seluruh jadwal bersifat kondisional dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan cuaca di lapangan, demi menjamin keselamatan pasien, tenaga medis, dan kru kapal.

[irp posts=”33697″ ]

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan ini sebaik mungkin. Kami juga memohon pengertian apabila terjadi perubahan jadwal karena faktor alam yang tidak dapat kami kendalikan,” tutup Irpan Muntai. (Fais)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID