PADANG PANJANG, ONTIME.ID—Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) kirim personel Damkar ke Pesisir Selatan untuk membantu pemulihan pasca banjir yang melanda sejumlah daerah tersebut.
Kepala Satuan Pol PP Damkar, Benny, menyebutkan, penugasan personel ini sesuai arahan Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, untuk membantu pemulihan kondisi fasilitas umum dan penyediaan air bersih bagi saudara kita yang terdampak di Pessel pascabencana.
“Mereka sudah berangkat sejak Senin (18/3) kemarin. Ini sebagai bentuk kepedulian kita. Hari ini mereka sudah mulai giat di Desa Ampalu, Surantih Kecamatan Sutera, melakukan penyemprotan sisa-sisa endapan lumpur. Fokusnya membersihkan sekolah, sesuai permintaan warga setempat agar mereka bisa tinggal sementara sambil membersihkan rumah masing-masing,” tuturnya Selasa (19/3).
Pihaknya berharap dengan pengerahan personel ini dapat membantu mempercepat proses pemulihan pascabanjir di Pessel.
“Kita harap anggota yang berangkat dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh keikhlasan, Walaupun berpuasa niatkan ini menjadi ladang amal,” harapnya.
Untuk tahap pertama, tambah Benny, pelaksanaan tugas direncanakan selama enam hari. “Jika masih dimungkinkan untuk diperpanjang kita lihat kondisi dan perkembangan seminggu ini dulu,” ungkapnya
Sementara itu, hingga hari kesepuluh pencarian korban banjir dan longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan mencatat total jumlah korban yang ditemukan proses pencarian mencapai 25 orang.
Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Provinsi Sumatra Barat tercatat kerusakan rumah warga akibat banjir dan longsor antara lain 1.051 rumah rusak berat, 725 rumah rusak sedang, dan 1.661 rumah rusak ringan.
Selain rumah, banjir dan longsor juga menyebabkan 54 rumah ibadah terdampak, 41 jembatan rusak, 13 saluran irigasi rusak, 29 fasilitas pendidikan terdampak, 64 ruas jalan terdampak, 1,09 juta hektar lahan terdampak, 81 fasilitas umum dan kantor terdampak, 4 unit sarana kesehatan terdampak, dan 2.221 ekor hewan ternak terdampak. (vand)












