PADANG, ONtime.ID – Manajemen Semen Padang FC telah mengajukan permohonan Stadion Utama Sumatera Barat (Sumbar) yang berada di Kabupaten Padang Pariaman sebagai kandang dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia kontra Barito Putera, Rabu (18/9).
Chief Executive Officer (CEO) Semen Padang FC, Win Bernadino mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan bersama Polda Sumbar pada Rabu(4/9) lalu.“Secara prosedur kita ajukan reassessment melalui Polda Sumbar. Alhamdulillah secara nilai cukup dan bisa untuk menggelar pertandingan kandang pekan kelima,” ujarnya, Selasa (10/9).
Untuk hasil, saat ini pihak manajemen masih menunggu persetujuan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait penggunaan stadion Utama Sumbar sebagai kandang Semen Padang FC.“Beberapa hari lalu pihak LIB sudah datang untuk verifikasi, kita saat ini menunggu bagaimana perkembangannya. Mudah-mudahan izin kita cepat keluar,” ujarnya.
Win menjelaskan, manajemen Semen Padang FC memilih stadion utama Sumbar sebagai kandang pada pekan kelima nanti karena berlaga di stadion Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) terlalu banyak memakan biaya. “Kita berharap bisa melakoni laga kandang di Stadion Utama Sumbar, karena berlaga kandang di Stadion PTIK biayanya mahal dan terasa sedang bertanding tandang,” ujarnya.
Berdasarkan persyaratan dari PT LIB kata Win, Stadion Utama Sumbar secara fasilitas telah memenuhi standar dan lolos verifikasi Liga 1 Indonesia, namun sebagian ada yang belum karena masih ada pekerjaan yang belum selesai.
“Fasilitas di stadion itu sudah lengkap hanya tribun saja yang belum, tapi tim sedang menjalani hukuman tanpa penonton jadi tribun juga tidak terpakai. Sebab, rencananya kita hanya satu laga untuk stadion tersebut,” ujarnya.
Win menambahkan, selama dua laga kandang Semen Padang FC memilih bermain di STIK sebagai kandang lantaran Stadion Haji Agus Salim masih dalam tahap renovasi. Diperkirakan renovasi Stadion Haji Agus Salim dirampungkan pada akhir September.
“Secara progres sudah mencapai 90 persen, fasilitas semuanya hampir selesai. Sekarang kita menunggu rumput yang baru tumbuh karena sebelumnya cuaca panas yang menghambat pertumbuhan rumput. Untungnya akhir-akhir ini mulai hujan semoga pada laga kandang berikutnya stadion Haji Agus Salim bisa kita gunakan,” ujarnya. (*)













