Kab. Padang Pariaman

SYAHRUL DT LUNG Gelar Reses di Dua Tempat, Serap Aspirasi Warga dan Sampaikan Permohonan Maaf

383
×

SYAHRUL DT LUNG Gelar Reses di Dua Tempat, Serap Aspirasi Warga dan Sampaikan Permohonan Maaf

Sebarkan artikel ini
Syahrul
SYAHRUL DT LUNG Gelar Reses di Dua Tempat, Serap Aspirasi Warga dan Sampaikan Permohonan Maaf

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Pariaman, Syahrul Dt Lung, S.Sos, kembali menunjukkan komitmennya terhadap aspirasi masyarakat dengan melaksanakan kegiatan reses di dua lokasi berbeda dalam satu hari.

Kegiatan ini berlangsung di dua kelompok wanita tani (KWT), yakni KWT Rupon Inspiratif di Bumi Kasai dan KWT Sikumbang Jati di Nagari Kasang, pada Kamis (22/5/2025).

Reses ini menjadi momentum penting bagi Syahrul Dt Lung untuk bertemu langsung dengan konstituen di daerah pemilihan (dapil)-nya. Tak hanya sekadar menyerap aspirasi, Syahrul juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas berbagai harapan masyarakat yang belum sepenuhnya terpenuhi selama masa jabatannya sebagai wakil rakyat.

  • Kunjungan ke KWT Rupon Inspiratif

Kegiatan reses dimulai di Bumi Kasai, tepatnya di lokasi KWT Rupon Inspiratif. Kelompok ini dikenal aktif dalam pengembangan pertanian rumah tangga, khususnya tanaman sayuran dan obat keluarga. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Syahrul disambut dengan antusias oleh para ibu-ibu anggota kelompok tani tersebut.

Dalam sambutannya, Syahrul Dt Lung menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari kewajiban moral dan politik sebagai anggota DPRD untuk kembali ke masyarakat, mendengar secara langsung permasalahan serta harapan yang berkembang di tengah-tengah warga.

“Saya datang bukan hanya sebagai anggota dewan, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang harus bertanggung jawab atas amanah yang telah diberikan. Saya juga ingin menyampaikan permohonan maaf karena selama masa jabatan saya, belum semua aspirasi masyarakat dapat kami realisasikan,” ujarnya di hadapan anggota KWT.

Syahrul mengakui bahwa beberapa faktor menjadi kendala utama dalam penyaluran program aspiratif, antara lain pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020, yang menyebabkan banyak program pembangunan harus ditunda atau bahkan dibatalkan. Selain itu, defisit anggaran dan kebijakan efisiensi belanja daerah turut membatasi ruang geraknya dalam mengawal aspirasi masyarakat di DPRD.

“Bukan kami tidak mau memperjuangkan, tapi memang kondisi yang ada di pemerintahan saat itu sangat berat. Banyak anggaran yang dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan dampaknya, sehingga program-program masyarakat terpaksa di-pending atau dikurangi,” jelasnya.

  • Serap Aspirasi KWT Sikumbang Jati

Usai dari Bumi Kasai, Syahrul Dt Lung melanjutkan kunjungannya ke Nagari Kasang, tepatnya ke lokasi KWT Sikumbang Jati. Kelompok ini juga aktif dalam pengelolaan pertanian dan pemberdayaan ekonomi keluarga, khususnya di bidang olahan hasil pertanian.

Di tempat ini, banyak warga, terutama ibu-ibu, yang menyampaikan langsung keluhan dan usulan mereka kepada Syahrul. Mulai dari permintaan bantuan alat pertanian, pelatihan keterampilan, hingga kebutuhan infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani dan saluran irigasi.

Menanggapi hal tersebut, Syahrul Dt Lung berjanji akan membawa semua aspirasi tersebut ke lembaga DPRD dan mengusahakan agar bisa dimasukkan dalam rencana program pembangunan daerah tahun berikutnya. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan terus mendukung kerja-kerja legislator dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Saya pastikan setiap suara yang saya dengar hari ini akan saya bawa dan sampaikan dalam forum resmi DPRD. Insya Allah, kita perjuangkan bersama-sama agar ke depan kelompok-kelompok seperti ini bisa mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih besar,” katanya.

Ia juga menyampaikan pentingnya peran kelompok wanita tani dalam membangun ketahanan pangan keluarga dan komunitas. Menurutnya, program-program pemberdayaan seperti ini layak mendapatkan prioritas, apalagi dalam situasi ekonomi yang menuntut kemandirian dan inovasi dari masyarakat.

  • Harapan dan Apresiasi Masyarakat

Kedua kelompok wanita tani menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kedatangan langsung Syahrul Dt Lung ke tengah-tengah mereka. Ketua KWT Rupon Inspiratif menyampaikan harapannya agar pemerintah daerah dan DPRD terus mendukung kegiatan kelompok perempuan yang selama ini menjadi ujung tombak ketahanan ekonomi keluarga.

“Kami sangat menghargai kunjungan Pak Syahrul hari ini. Beliau tidak hanya datang untuk formalitas, tapi benar-benar mendengarkan apa yang menjadi persoalan kami. Semoga apa yang kami sampaikan bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua KWT Sikumbang Jati menambahkan bahwa kunjungan langsung dari anggota dewan seperti ini sangat berarti bagi kelompoknya.

“Selama ini banyak anggota dewan yang hanya terlihat saat kampanye. Tapi Pak Syahrul berbeda. Beliau datang, mendengarkan, dan tidak janji muluk-muluk. Itu yang kami apresiasi,” ucapnya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan reses ini, Syahrul Dt Lung, S.Sos kembali menegaskan bahwa keterlibatan langsung dengan masyarakat adalah bagian dari tanggung jawab wakil rakyat. Di tengah keterbatasan anggaran dan dinamika politik yang kompleks, Syahrul tetap berupaya menjaga komunikasi yang terbuka dan jujur dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, ia tidak hanya menyerap aspirasi, tapi juga membangun kembali kepercayaan publik terhadap peran dan fungsi wakil rakyat di tingkat daerah. Harapannya, ke depan kolaborasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin erat, demi kemajuan nagari dan kesejahteraan bersama. (vand)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID