Olahraga

Thailand Tak Khawatir Spionase STY

330
×

Thailand Tak Khawatir Spionase STY

Sebarkan artikel ini
Thailand
Shin Tae Yong melakukan spionase terhadap tim Thailan. Indonesia akan menghadapi Thailan pada babak semifinal cabang sepakbola Sea Games.net

HANOI, ONTIME.ID–Pelatih Thailand Alexander Mano Polking tak khawatir dengan spionase (mata-matai) Shin Tae-yong (STY). Ia yakin Thailand bisa mengatasi Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021.

Shin Tae-yong diketahui hadir melihat laga Thailand melawan Laos, Senin (16/5). Laga itu dimenangi Thailand 1-0 sehingga mereka akan menghadapi Timnas U-23 di semifinal SEA Games 2021. “Memata-matai adalah hal normal, kadang dibutuhkan. Tapi pengamatan Indonesia mungkin tidak akan efektif karena kami menurunkan line-up berbeda di setiap laga,” kata Polking, dikutip dari media Vietnam, 24h.

Ucapan Polking memamg benar adanya. Dalam laga melawan Laos ia menurunkan banyak pemain pelapis seperti Methee Sarakham, Teerasak Phaiphimai, Narakon Numchansakulm, hingga dan Chakkrit Palapol. Ia menyimpan pemain kunci seperti Weerathep Pomphan atau Worachit Kanitsribampen.

Dengan skuad yang begitu, timnya masih mampu meraih kemenangan atas Laos. Tim Gajah Putih pun menjadi pemuncak klasemen Grup B dengan 9 poin di atas Malaysia di peringkat kedua dengan 8 angka.

Dijelaskan Polking, keputusan menurunkan tim berbeda di setiap laga bukan tanpa sebab. Banyak pertimbangan yang dilakukan timnya untuk melakukan itu. “Kami memiliki tim analisis terbaik di Asia Tenggara, kami juga punya semua hal tentang para pesaing kami,” ucap pelatih berdarah Jerman-Brasil itu.

Duel Indonesia vs Thailand bergulir pada 19 Mei 2022 di Thien Truong Stadium, Nam Dinh. Semula dijadwalkan laga ini kick-off pada pukul 19:00 WIB, namun maju menjadi pukul 16:00 WIB.

Semifinal lainnya, antara Vietnam vs Malaysia bergeser ke pukul 19:00 WIB, yang tadinya masuk dalam jadwal sore. “Besok main jam 4, pak ketum,” kata Direktur Teknik Indonesia, Indra Sjafri, dalam video call bersama Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Media-media Thailand juga banyak yang menyinggung soal perubahan jadwal ini, yang salah satunya adalah The Thaiger. Media tersebut merasa Thailand bisa kerugian dengan perubahan jadwal karena selama fase grup selalu main malam hari dan punya waktu istirahat satu hari lebih sedikit dari Indonesia.

Di sisi lain, media tersebut memahami betul hak dari tuan rumah. Ada kepentingan untuk menarik banyak penonton andai Vietnam main pada malam hari. (*/red)