MENTAWAI, ONtime.ID — Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai menyatakan bahwa tiga orang nelayan yang sempat dilaporkan hilang kontak di sekitar Pulau Muko, Kabupaten Kepulauan Mentawai, telah ditemukan dalam keadaan selamat pada Minggu (3/8) sore. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 15.10 WIB.
Ketiga nelayan tersebut Joni As (45), Miseri Kordias (46), dan Serta Iman (41) dilaporkan hilang setelah berangkat memancing pada Jumat, 1 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB dari Pantai Mapadegat menuju perairan sekitar Pulau Pittojat dan Pulau Muko. Mereka tidak kembali sesuai waktu yang direncanakan, dan keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas pada Minggu pagi (3/8).
Tindakan yang diambil oleh Tim SAR
Setelah menerima laporan pada pukul 09.30 WIB, Tim Rescue Kantor SAR Mentawai diberangkatkan dari Dermaga Tuapejat pukul 09.45 WIB menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 menuju lokasi dugaan Last Known Position (LKP) berdasarkan koordinat 2°10’16″S – 99°30’55.24″E. Tim tiba di lokasi pada pukul 10.52 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sekitar area tersebut.
Sekitar pukul 14.03 WIB, Basarnas menerima informasi dari pihak keluarga bahwa ketiga survivor telah kembali ke Pantai Mapadegat. Untuk memverifikasi informasi tersebut, tim darat segera diberangkatkan pukul 14.05 WIB menuju lokasi yang dimaksud.
Pada pukul 14.16 WIB, tim darat berhasil menemui ketiga korban dalam kondisi selamat dan langsung menyerahkan mereka kepada pihak keluarga. Sementara itu, RIB 02 bergerak kembali menuju Tuapejat dan tiba di pelabuhan pada pukul 15.05 WIB. Setelah seluruh unsur gabungan melaksanakan debriefing, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup pukul 15.10 WIB.
Identitas Korban:
- Joni As, Laki-laki, 45 tahun — Selamat
- Miseri Kordias, Laki-laki, 46 tahun — Selamat
- Serta Iman, Laki-laki, 41 tahun — Selamat
Data Kapal:
Jenis: Perahu nelayan
Ukuran: 4 meter
Warna: Biru
Mesin: 15 PK
Pernyataan Resmi Kepala Kantor SAR Mentawai
“Kami bersyukur ketiga nelayan telah ditemukan dalam keadaan selamat dan telah kembali ke keluarganya. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan koordinasi yang baik antara Basarnas, BPBD, keluarga korban, serta unsur potensi SAR lainnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu selama proses pencarian,” ujar Rudi, S.E., M.M., Kepala Kantor SAR Mentawai.
Ia juga menambahkan pentingnya kesiapan sebelum melaut, “Kami mengimbau seluruh masyarakat pesisir, khususnya nelayan, agar selalu membawa perlengkapan keselamatan, alat komunikasi, dan menyampaikan informasi rencana pelayaran kepada pihak terkait sebelum melaut.”
Basarnas Mentawai akan terus meningkatkan kesiapan dan responsifitas dalam menghadapi semua laporan yang masuk. (*)













