PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID— Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Padang Pariaman, pada 2023 lalu sebesar 6,69 persen. Persentase ini mengalami sedikit peningkatan dibandingkan dibandingkan 2022 yaitu sebesar 6,60 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Padang Pariaman Evi Junaidi, menyebut Kabupaten Padang Pariaman mengalami peningkatan Pengangguran Terbuka dan masuk dua tertinggi di Sumatera Barat.
“Yang memiliki TPT tertinggi yaitu Padang sebesar 10,86 persen. Kemudian disusul Padang Pariaman (6,69 persen) dan Dharmasraya (6,22 persen),” ujarnya, Selasa (12/3).
Kemudian kabupaten/kota dengan TPT terendah di 2023 ialah Kepulauan Mentawai (1,33 persen) dan Solok Selatan (2,57 persen).
Ia menjelaskan, Penduduk Padang Pariaman tahun 2023 mencapai 459.169 Jiwa, dengan jumlah angkatan kerja sebanyak 221.992. Sedangkan yang dihitung disini adalah penduduk dengan usia di atas 15 tahun. “Setiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 7 orang Pengangguran,” Ujarnya.
Penduduk usia 15 tahun ke atas atau yang lebih dikenal Penduduk Usia Kerja (PUK) di Kabupaten Padang Pariaman pada tahun 2023 tercatat sebanyak 221.992 orang dengan rincian 207.131 bekerja dan 14.861 pengangguran terbuka.
Berdasarkan jenis kelaminnya penduduk yang bekerja lebih banyak terdapat pada penduduk laki-laki (126.108 orang) daripada penduduk perempuan (81.023 orang).
Demikian juga dengan jumlah pengangguran terbuka yang lebih banyak terdapat pada penduduk laki-laki (9.108 orang) dibandingkan penduduk perempuan (5.753 orang).
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kabupaten Padang Pariaman mengalami penurunan dari 70,44 persen di tahun 2022 menjadi 65,18 persen di tahun 2023. Persentase TPAK ini lebih besar pada penduduk laki-laki daripada penduduk perempuan dengan perbandingan 79,74 persen banding 50,75 persen.
Kemudian, untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2023 mengalami sedikit kenaikan dari 6,60 persen di tahun 2022 menjadi 6,69 persen di tahun 2023. Angka TPT ini lebih tinggi terjadi pada laki-laki daripada perempuan dengan perbandingan 6,74 persen banding 6,63 persen. Penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja, jika dikelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan tertinggi didominasi oleh lulusan SMA sebanyak 73.023 penduduk, sedangkan penduduk yang memiliki tingkat pendidikan tamatan SMP yang bekerja terdapat sebanyak 34.834 penduduk.
Sementara itu, penduduk 15 tahun ke atas yang bekerja dengan pendidikan tertinggi DIV/S1 ke atas hanya terdiri dari 26.088 penduduk. Pekerja di Kabupaten Padang Pariaman status pekerjaan utamanya didominasi oleh Buruh/Karyawan/ Pegawai sebanyak 56.541 pekerja (28,34 persen).
Kemudian status pekerjaan utama terbanyak kedua yaitu pekerja yang Berusaha Sendiri sebanyak 47.872 pekerja (23,99 persen). (vand)













