Kab. Pasaman

Wabup Sabar AS Keynote Speaker Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Rembuk Stunting

346
×

Wabup Sabar AS Keynote Speaker Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Rembuk Stunting

Sebarkan artikel ini
Sabar
Wabup Sabar AS Keynote Speaker Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Rembuk Stunting

PASAMAN, ONTIME.ID — Upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem serta penurunan angka stunting di Kabupaten Pasaman, di gelar Rapat koordinasi dengan seluruh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) yang dibuka langsung oleh Bupati Pasaman H.Benny Utama,SH. MM bertempat aula Kantor Bupati Pasaman, selasa 22/08/2023.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Pasaman Sabar AS saat dihubungi wartawan usai mengikuti acara melalui pesan Whatsapp (22/8).

Disamping saya hadir selaku Ketua Tim TKPK Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan , Kegiatan RAKOR tersebut juga dihadiri oleh Sekda , Staf Ahli, Para Asisten , Rektor Univ. Muhammad Natsir Bukit Tinggi, Kepala Bappeda Prov. Sumatera Barat, Kadis Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Kepala OPD, Ketua TP.PKK Ny.Susi Benny Utama, Ketua GOW Ny.Denny Sabar.AS, Ormas, Camat, Wali Nagari dan perwakilan Puskesmas se Kabupaten Pasaman serta undangan lainnya,” sebut Sabar AS.

Lebih lanjut Wabup Sabar AS mengatakan bahwa pada pelaksanaan acara tersebut ” selaku pembicara Utama keynote speaker menyampaikan beberapa Informasi dan hal penting untuk menjadi perhatian bersama, sekaligus akan direncanakan dilaksanakan dan ditindaklanjuti terkait penanggulangan kemiskinan sesuai Instruksi Presiden Joko Widodo.

Kemudian dijabarkan Sabar AS mengenai Indeks pembangunan manusia IPM Tahun 2022 Kab.Pasaman berada diangka 67,41 peringkat 18 dari 19 Kab/Kota di Sumatera Barat, Berbagai upaya dan program disektor pendidikan kesehatan dan ekonomi berdasarkan RPJMD 2021-2026 angka IPM ini bisa kita tingkatkan.

Kemiskinan Kabupaten Pasaman sampai dengan tahun 2022 berada diangka 6,85 % pada posisi 14 dari 19 Kab/Kota di Sumbar, Intervensi yang kita lakukan mengurangi beban penduduk miskin melalui pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis (UHC)

Tingkat Pengangguran berada diangka 5,38% peringkat 13 dari Kab/Kota di Sumbar. Hal ini kita upayakan penurunannya melalui penempatan tenaha kerja dam peningkatan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan tenaga kerja.

Pertumbuhan ekonomi sempat terpuruk diangka 0,87% dimasa pandemi Covid-19 . Di Tahun 2022 sudah berada diangka 4,09 peringkat 14 dari 19 Kab/Kota di Sumbar,” Ujar Sabar AS.

Khusus pelaksanaan intervensi penurunan Stunting menghadapi beberapa hambatan antara lain Geografis daerah masih ada daerah sulit, Belum.semua Puskesmas punya tenaga gizi, Belum semua Posyandu punya alat antropometri sesuai standar, Kapasitas petugas ataupun kader

belum maksimal dalam pelaksanaan pematauan status gizi, serta Perilaku masyarakat khususnya ibu dalam praktek pemberian makan pada bayi dan anak belum sebagaimana mestinya. Terhadap semua itu Pemerintah Daerah akan berupaya mencari solusi pemecahan hambatan tersebut,” Ucapnya.

Terakhir Sabar AS berharap kepada kita semua melalui kebersamaan dan kerja keras kita semua ” Insya Allah ” segala permasalahan kemiskinan dan Stunting di Kabupaten Paaaman secara bertahap akan bisa dituntaskan sesuai target diharapkan demi terwujudnya masyarakat Pasaman kedepan yang lebih baik dan bermartabat,” tutupnya. kepada Ontime. Id. (Agus)