LIMAPULUH KOTA, ONTIME.ID – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick Hasnul Qolbi memantau langsung kondisi Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jesigo) di Kabupaten Limapuluh Kota yang tengah diserang penyakit organisme pengganggu tanaman (OPT).
Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Harvick Hasnul Qolbi menegaskan bahwa jajaran RI siap mendukung penuh program unggulan (progul) di sektor pertanian yang tengah digaungkan di Kabupaten Limapuluh Kota.
“Aktivitas pertanian akan mendukung kedaulatan pangan, berdampak kepada food security, jaminan ketahanan pangan suatu negara, karena kecenderungan sekarang banyak negara menahan ekspor produksi pangannya,” katanya pada saat melakukan kunjungan ke kebun Jesigo di Kecamatan Gunuang Omeh, Sabtu (13/8) lalu.
Dalam kunjungannya itu, Harvick membawa sejumlah pejabat Kementan RI, di sisi lain ikut mendampingi Bupati Safaruddin terlihat Kajari Payakumbuh Suwarsono, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Conrat Yusuf, Wakapolres Payakumbuh Kompol Russirwan, Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar Suardi, Kadistanhortbun Witra Porsepwandi, Kadis Peternakan dan Keswan Devi Kusmira dan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota.
Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo meungkapkan, serangan OPT lalat buah di sentra Jesigo memang cukup mengkhawatirkan dan berdampak kepada penurunan produksi jeruk. Untuk itu, Pemkab Limapuluh Kota berharap Kementan RI meningkatkan kontribusi pada progul daerah berupa fasilitasi kepada petani berupa benih unggul, alat-alat mesin pertanian, sarana pengendalian OPT.
“Mayoritas warga Limapuluh Kota sejak dulunya bertani, bila didukung kemajuan teknologi serta dibimbing oleh Kementerian Pertanian, Insya Allah hasilnya akan lebih maksimal,” kata Safaruddin.
Sementara itu, Kepala BPTPH Provinsi Sumbar Suardi mengatakan pihaknya saat ini tengah mengelola fasilitasi bimtek jeruk dan gerakan pengelolaan OPT jeruk bersumber APBN di Kecamatan Gunuang Omeh.
“Gerdal OPT jeruk telah dilakukan di 43 kelompok tani, pada lahan seluas 264 hektar. Ada bantuan sarana pemeliharaan jeruk dan pengendali OPT, untuk lalat buah, membuang buah busuk sebagai sarang larva lalat buah penting sekali, ini yang mesti ditingkatkan petani jeruk,” jelas Suardi.
Lakukan Penanaman Jagung
Selain memantau langsung kondisi jeruk Jesigo yang tengah diserang OPT lalat buah, dalam kunjungannya tersebut, Wamentan Harvick juga melakukan tanam perdana jagung serta vaksinasi penyakit kuku dan mulut (PMK) sapi di Kecamatan Guguak.
“Alhamdulillah kita sudah melakukan tanam jagung perdana di Kabupaten Limapuluh Kota, ini menunjukkan kepada masyarakat seluruh Indonesia bahwa giat pertanian terus dilakukan, kita akan terus melakukan motivasi dan penguatannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Mengoptimalkan produksi jagung memang jadi salah satu program unggulan yang diusung Pemkab Laimpuluh Kota di bawha komando Safaruddin Dt. Bandaro Rajo – Rizki Kurniawan.













