Kab. Limapuluh Kota

Bupati Safaruddin Dinobatkan sebagai Duta BAAS

296
×

Bupati Safaruddin Dinobatkan sebagai Duta BAAS

Sebarkan artikel ini
Safaruddin
Penyematan Duta BAAS oleh Penyuluh Ahli Utama KB Siti Fathonah mewakili Kepala BKKBN RI, Sabtu  (10/8).

LIMA PULUH KOTA, ONtime.ID — Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dinobatkan sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS)  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Sumatera Barat.

 

Penyematan Duta BAAS oleh Penyuluh Ahli Utama KB Siti Fathonah mewakili Kepala BKKBN RI bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy pada momen Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXXI yang dipusatkan di RTH Mahkota Berlian Kawasan IKK Sarilamak pada Sabtu  (10/8).

 

Safaruddin dinilai berperan aktif dalam mendukung program percepatan penurunan angka stunting di Lima Puluh Kota.

 

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan upaya penurunan stunting yang saat ini menjadi fokus dari BKKBN sangat membutuhkan sinergitas dari seluruh pihak.

 

“Pengentasan stunting itu tidak hanya membagikan makanan bergizi kepada anak, namun lebih dari pada itu terkait persiapan sebelum anak lahir,” katanya.

 

Ia mengatakan peranan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk mengintervensi supaya kedepannya anak-anak Sumbar lahir dengan sehat.

 

“Program ini sebenarnya sudah kita jalankan bersama-sama kabupaten kota. Alhamdulillah ada indikasi positif penurunan stunting di Sumbar,” ungkapnya.

 

Selain terkait stunting, Audy juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam hal menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

 

“Permasalahan kekerasan perempuan dan anak ini juga harus mendapatkan perhatian yang besar dari seluruh pihak dan tentunya penguatan terhadap keluarga itu sendiri,” katanya.

 

Sebelumnya, Safaruddin mengatakan, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, tempat bernaung, saling mencintai dan melindungi.

 

“Dari keluarga inilah dilahirkan putra putri generasi penerus masa depan negara. Keluarga berperan dalam mewariskan nilai-nilai kehidupan bangsa,” sambungnya.

 

Ia mengajak agar peringatan Harganas jadi momentum untum menghidupkan kembali fungsi-fungsi keluarga. (ben pitopang)