Kab. Tanah Datar

Perantau Padang Magek Bantu Bedah Rumah Warga

378
×

Perantau Padang Magek Bantu Bedah Rumah Warga

Sebarkan artikel ini
padang
Peletakan batu pertama program bedah rumah warga Jorong Guguak Gadang, Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan yang dibiayai oleh para perantau IKPM Jabodetabek, Rabu (11/5) Ist

TANAH DATAR,ONTIME.ID – Berbagai cara dilakukan oleh para perantau dalam membangun kampung halaman, seperti perantau Jorong Guguak Gadang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Padang Magek (G3AD-IKPM) se-Jabodetabek menggalang dana untuk membedah rumah masyarakat yang tidak layak huni.

 

Salah satu rumah rumah semi permanen yang dibedah yaitu milik Aida Murni warga Jorong Guguak Gadang, Nagari Padang Magek, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar yang tinggal bersama dua anaknya yang saat ini siswa Sekolah Menengah Pertama. Aida sehari-hari bekerja sebagai pengupas kulit kemiri.

 

Bedah rumah Aida tersebut ditandai dengan peletakan batu pembangunan pertama oleh Staf Ahli Bupati Dessy Trikorina bersama Camat Rambatan Ikrar Falepi, Wali Nagari Padang Magek Syafril Jamal, dan Wakil Ketua IKPM Jabodetabek Alisar, Rabu (11/5).

 

“Ada sekitar 200-an rumah tak layak huni di Nagari Padang Magek, sehingga Pemda sangat membutuhkan bantuan perantau untuk memperbaikinya. Mari kita bergotong royong merehabilitasi rumah ini, bagi yang tidak sanggup dengan dana, bantu dengan tenaga,” tutur Dessy.

 

Wakil Ketua Umum IKPM Jabodetabek Alisar mengatakan, bantuan bedah rumah layak huni ini merupakan hasil kesepakatan perantau Guguak Gadang IKPM Jabodetabek ,untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Para perantau pun berhasil mengumpulkan dana hingga Rp120 juta untuk kegiatan bedah rumah tersebut.

 

“Perantau IKPM Jabodetabek dan masyarakat Padang Magek serta Pemkab Tanah Datar juga diharapkan dapat ikut serta berpartisipasi membantu penyelesaian bedah rumah ini,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wali Nagari Padang Magek Syafril Jamal menyampaikan, program ini dapat menjadi contoh bagi perantau nagari lainnya. “Untuk tahun ini dari APB nagari anggaran bedah rumah untuk 2 unit rumah tidak layak huni sesuai dengan prioritas dari hasil musrembang nagari,” ujarnya. (*/red).