Kab. Padang Pariaman

Reses Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Diserbu Pelaku UMKM

284
×

Reses Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Diserbu Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini
DPRD
Reses Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Diserbu Pelaku UMKM

PADANGPARIAMAN, ONtime.ID — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang Pariaman, Aprinaldi, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 dengan menyerap aspirasi masyarakat V Koto Kampung Dalam Nagari Campago, tepatnya di Korong Padang Manih, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan reses yang digelar di halaman Kantor Camat V Koto Kampung Dalam tersebut dihadiri puluhan warga dari berbagai latar belakang. Menariknya, mayoritas peserta merupakan kaum perempuan yang aktif sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menandakan besarnya peran sektor ini dalam menopang ekonomi keluarga dan nagari.

Kehadiran Aprinaldi disambut antusias oleh masyarakat. Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi juga dikenal sebagai putra daerah setempat, sehingga pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh harapan. Warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan riil yang mereka hadapi dalam mengembangkan usaha.

[irp posts=”33633″ ]

Dalam sambutannya, Aprinaldi menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal legislatif, melainkan ruang strategis untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

“Kita tidak bisa membuat kebijakan yang tepat jika tidak memahami apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di lapangan,” ujar Aprinaldi.

Ia menekankan bahwa aspirasi masyarakat merupakan fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah, khususnya yang menyentuh sektor ekonomi kerakyatan.

Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Menurut Aprinaldi, sektor UMKM memiliki kontribusi besar dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama di wilayah nagari.

Namun, dalam sesi penyampaian aspirasi, berbagai persoalan mendasar kembali mencuat. Warga menyampaikan keterbatasan akses permodalan, minimnya pelatihan manajemen dan teknologi, serta kendala pemasaran produk sebagai hambatan utama yang hingga kini belum teratasi secara optimal.

[irp posts=”33630″ ]

Salah seorang peserta yang bergerak di bidang usaha kerajinan tangan mengungkapkan harapannya agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi pelatihan desain produk dan pemasaran digital.

“Kalau desain dan pemasaran kami ditingkatkan, produk lokal bisa bersaing, bukan hanya di Padang Pariaman, tapi juga di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Aprinaldi menyatakan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat dicatat dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD. Untuk persoalan permodalan, ia menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat serta lembaga keuangan terkait guna merancang skema pembiayaan yang lebih ramah bagi pelaku UMKM.

Ia juga membuka peluang bantuan modal usaha tanpa bunga bagi kelompok UMKM yang dinilai memiliki potensi dan kesiapan berkembang.

Terkait peningkatan kapasitas pelaku usaha, Aprinaldi menjelaskan bahwa DPRD akan mendorong kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Padang Pariaman serta akademisi dari perguruan tinggi lokal. Program pelatihan yang direncanakan mencakup manajemen usaha, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga pengembangan produk.

Untuk menjawab persoalan pemasaran, Aprinaldi mengungkapkan rencana pembentukan pusat pembelian bersama produk UMKM Padang Pariaman, sekaligus memaksimalkan promosi melalui platform digital dan pameran produk lokal.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk-produk UMKM nagari.

[irp posts=”33627″ ]

Menutup kegiatan reses, Aprinaldi menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan penting dalam penyusunan program kerja DPRD Padang Pariaman Tahun 2026 dan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat-rapat DPRD, termasuk rapat paripurna.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif mengawal pembangunan daerah serta tidak ragu menyampaikan kritik dan saran secara berkelanjutan.

Kegiatan reses diakhiri dengan sesi foto bersama, diiringi raut optimisme dari masyarakat yang berharap aspirasi mereka benar-benar ditindaklanjuti. Aprinaldi berharap, melalui sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat, pertumbuhan ekonomi lokal di Nagari Campago dan Kecamatan V Koto Kampung Dalam dapat berkembang lebih pesat dan berkelanjutan. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID