SUMBAR

Kementerian Koperasi dan UMKM Gelar Rakor Monitoring dan Evaluasi

291
×

Kementerian Koperasi dan UMKM Gelar Rakor Monitoring dan Evaluasi

Sebarkan artikel ini
UMKM
Kementerian Koperasi dan UMKM Gelar Rakor Monitoring dan Evaluasi

PADANG, ONTIME.ID–Dinas Koperasi Kecil dan Menengah Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Rapat Monotoring serta Evaluasi Program Strategis Kementerian Koperasi dan UMKM yang  di selenggarakan di Santika Hotel Kota Padang.

 

Acara ini langsung dibuka oleh Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Provinsi Sumatera Barat pada kamis malam 22-12-2022 dia menyampaikan dalam kata sambutannya sangat berterima  kasih kepada seluruh pelaku Kewirausahaan Koperasi UMKM RI dan juga kepada para undangan lainnya yang telah melaksanakan tentang  pendataan koperasi dan UMKM di 9 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi  Sumatera Barat.

 

Mudah-mudahan dengan adanya data yang seperti ini pasti akan bisa membuat rencana atau target untuk lebih tepat sasaran yang hendak dicapai dalam melaksanakan suatu kegiatan.

 

Ada 3 macam produk unggul yang terdapat di Dinas Koperasi yang dibantu supaya lebih maju dan berkembang diantara salah satunya program pemberdayaan usaha menengah, kecil dan usaha mikro, Program pengembangan UMKM dan program pendidikan dan latihan perkoperasian dalam bentuk  memajukan untuk mengembangkan UMKM/Milenial serta enterpreneur mulai dari tahun 2022 sampai saat sekarang ini. Ada sebanyak 16710 peserta dengan jumlah pelatihan Bimtek sebanyak 579 kali dengan capaian 66 persen dari target yang kita harapkan.

 

Nazwir sebagai Kepala Dinas Koperasi UMKM Provinsi Sumatera Barat  menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa pelaksanaan pendataan lengkap koperasi usaha kecil mikro dan menengah (PL KUMKM) akan diselenggarakan dalam jangka 3 tahun  diantara tahun 2021-2024. Semoga bisa  dapat menyelesaikan persoalan tentang ketidak ketersediaannya data akurat tentang perkoperasian kita di Sumatera Barat ini.

 

Tentang Usaha  kecil mikro dan menengah akan kit usahakan untuk dapat memiliki data tunggal yang bertujuan  untuk dapat cepat tepat dijadikan acuan, terhadap pemerintah pusat maupun  terhadap pemerintahan yang ada didaerah dalam melaksakan Penyusunan Pelaksanaan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan dibidang perkoperasian serta UMKM,kata  Nazwir sebagai Kepala  Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat.

 

Dinas Nazwir menguraikan acara kegiatan kita ini dibantu dengan melalui dana Dekonsentrasi oleh dinas koperasi danUMKM Provinsi Sumatera Barat dengan dana alokasi anggaran lebih kurang Rp 7.254.963.000,- dengan capaian sebanyak 291.800 atau srkitar 100.45 persen pada tahun 2023 yang akan datang, dengan tujuan kita bisa berharap adanya penambahan kuota tentang pendataan terhadap sembilan (9 ) kota dan Kabupaten.

 

Juneidi, S.kom, MM, sebagai ketua tim Pokja Provinsi Sumatera Barat  menyampaikan kegiatan tentang monitoring dan Evaluasi yang dilaksanakan ini gunanya untuk mengevaluasi  atau menstabilkan supaya lebih efektif tentang acara kegiatan PL KUMKM di Sumbar, pembahasannya supaya bisa didiskusikan  dengan baik serta dapat mencarikan solusinya dalam permasalahan kegiatan PL KUMKM dan menyatukan visi dan misi  tentang pelaksanaan kegiatan PL KUMKM di tahun 2023 yang akan datang.

 

Dalam membahas tujuan  target kegiatan serta memecahkan permasalahan-permasalahan PL KUMKM supayabisa berjalan secara baik dan akurat dengan capaian hasil sesuai dengan apa yang kita arapkan. Acara Kegiatan ini dihadiri oleh peserta sebanyak lebih kurang 86 orang yang datang ada walikota dan bupati serta juga  ada perangkat daerah.

 

Acara atau rapat kali ini berlanjut dengan  pemberian penghargaan dari Gubernur Sumbar kepada prestasi yang capaiannya pada pelaksanaan kegiatan pendataannya lengkap dan cukup terhadap perkoperasian serta usaha mikro kecil dan menengah tahun 2022 serta dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab. (*/aripin)