SUMBAR

Welcome Parade Tandai Awal Kepemimpinan Irjen Jawari di Polda Sumbar

29
×

Welcome Parade Tandai Awal Kepemimpinan Irjen Jawari di Polda Sumbar

Sebarkan artikel ini
Parade
Welcome Parade Tandai Awal Kepemimpinan Irjen Jawari di Polda Sumbar

PADANG, ONtime.ID — Estafet kepemimpinan Kepolisian Daerah Sumatera Barat resmi berlanjut kepada Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H. Kedatangan Kapolda Sumbar yang baru disambut melalui tradisi welcome parade di Mapolda Sumbar, Kota Padang, Kamis (8/10/2026), menandai dimulainya kepemimpinan baru setelah Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengakhiri masa tugasnya di Ranah Minang.

Prosesi penyambutan tersebut bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas. Pelayanan kepada masyarakat, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta penegakan hukum harus tetap berjalan tanpa terpengaruh pergantian pimpinan.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menjelaskan bahwa welcome parade merupakan tradisi korps untuk menyambut pimpinan baru sekaligus menjadi momentum awal bagi Kapolda untuk mengenal lingkungan kerja dan personel yang akan dipimpinnya. Setelah penyambutan, Irjen Jawari dijadwalkan menerima laporan kesatuan mengenai situasi kamtibmas dan program strategis Polda Sumbar.

Namun, bagi masyarakat, ukuran keberhasilan seorang Kapolda tidak berhenti pada prosesi pergantian jabatan maupun penyusunan program kerja. Publik menanti langkah nyata dalam menjawab berbagai persoalan keamanan, mulai dari pemberantasan narkotika, kejahatan jalanan, aktivitas ilegal, hingga peningkatan keselamatan berlalu lintas dan kualitas pelayanan kepolisian.

Sumatera Barat memiliki karakter wilayah yang beragam, mulai dari kawasan perkotaan, pesisir, hingga daerah pegunungan yang menghadapi tantangan akses dan potensi bencana. Kondisi tersebut membutuhkan jajaran kepolisian yang responsif, kemampuan deteksi dini yang kuat, serta koordinasi efektif dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Kepemimpinan Irjen Jawari juga dihadapkan pada tuntutan untuk memperkuat profesionalisme personel, menjaga integritas penegakan hukum, serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara serius dan sesuai ketentuan. Kepercayaan publik harus dibangun melalui tindakan yang terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, berakhirnya masa tugas Irjen Djati Wiyoto Abadhy menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinan Polda Sumbar. Pergantian ini sekaligus menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan program yang berjalan dan mengevaluasi berbagai tantangan keamanan serta pelayanan masyarakat.

Kini, tantangan kepemimpinan berada di tangan Irjen Jawari. Masyarakat menunggu kehadiran polisi yang tidak hanya terlihat saat seremoni atau penindakan, tetapi juga sigap ketika warga membutuhkan perlindungan, keadilan, dan kepastian hukum.

Semangat Polri bersama masyarakat harus diwujudkan melalui kerja nyata: polisi yang mau mendengar, bertindak profesional, menjunjung hukum, serta hadir tanpa membeda-bedakan warga.

Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan baru Polda Sumbar akan dinilai dari apa yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Bukan semata-mata dari pergantian pucuk pimpinan, melainkan dari keamanan yang terjaga, pelayanan yang semakin baik, dan penegakan hukum yang dipercaya publik. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID