Kesehatan

Sido Muncul Bakal Bagikan Deviden Rp1,09 Triliun

473
×

Sido Muncul Bakal Bagikan Deviden Rp1,09 Triliun

Sebarkan artikel ini
Sido
Sido Muncul Bakal Bagikan Deviden Rp1,09 Triliun

JAKARTA, ONTIME.ID – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 29 Maret 2023.

Dalam rapat, salah satunya disetujui emiten produsen jamu dan obat herbal modern PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) itu sepakat menggunakan laba bersih tahun buku 2022 untuk pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,09 triliun atau setara dengan Rp36,5 per saham dengan rasio pembayaran sebesar 99 persen.

Mengutip keterbukaan informasi Kamis (30/3), rincian pembayarannya sebesar Rp13,50 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp405 miliar yang telah didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim tunai pada tanggal 18 November 2022. Sisanya sebesar Rp23 per lembar saham atau seluruhnya berjumlah Rp690 miliar akan dibagikan dalam bentuk dividen tunai sesuai dengan jadwal dan tata cara yang berlaku. Pembayaran dividen akan jatuh di tanggal 28 April 2023.

Pembayaran dividen ini menggunakan laba bersih SIDO tahun buku 2022 yang sebesar Rp1,10 triliun. Maka dividen pay out ratio sebesar 99 persen.

RUPS juga menyetujui besaran gaji dan tunjangan Dewan Komisaris untuk periode tahun buku 2023 sebesar Rp9,02 miliar.

Adapun  jadwal pembagian dividen SIDO adalah : Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 6 April 2023. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi pada 10 April 2023. Cum Dividen di Pasar Tunai pada 11 April 2023. Ex Dividen di Pasar Tunai pada 12 April 2023. Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 11 April 2023. Serta terakhir pembayaran Dividen pada 28 April 2023.

Sementara itu, Sido Muncul mencatatkan laba tahun berjalan pada tahun penuh 2022 berjumlah Rp 1,10 triliun, berkurang sekitar 12,3 persen dari posisi 2021 di Rp1,26 triliun.

Alhasil, laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk 2022 adalah Rp36,82. Anjlok ketimbang 2021 di posisi Rp42,28.

Namun demikian, berdasarkan keterangan resmi perseroan, tercatat bahwa laba bersih pada kuartal IV-2022 tumbuh 40 persen dibandingkan kuartal III-2022. (*/vand)