PADANG, ONTIME.ID–65 anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan agenda Safari Ramadan tahun 1444 Hijriah.
Hingga saat ini, agenda rutin tersebut masih berjalan pada delapan daerah pemilihan (Dapil) di 19 kabupaten/kota hingga penghujung Ramadan 2023.
Irsyad Syafar Laksanakan Safari Ramadan di Lima Puluh Kota
Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar, mengunjungi Masjid Jami Simalanggang, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (2/4).
Dalam kunjungan yang merupakan rangkaian dari Safari Ramadan tersebut, Ia menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk menunjang operasional hingga melanjutkan pembangunan fasilitas masjid tersebut.
“Safari Ramadan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan pemerintah provinsi, kota hingga kabupaten dengan mengunjungi masjid-masjid yang tersebar di 19 kabupaten/kota. Kegiatan positif ini juga media silaturahmi bagi masyarakat dengan unsur penyelenggara pemerintahan,” katanya
Dia berharap bantuan yang direalisasikan bisa memberikan manfaat untuk masjid dan masyarakat, sehingga rumah ibadah ini bisa memberikan kenyamanan.
Dia mengatakan, silaturrahmi sangat dianjurkan karena memiliki efek yang sangat konstruktif baik bagi kehidupan individu maupun sosial.
Ketua DPRD Sumbar Sorot Persoalan Perilaku Menyimpang
Perkembangan perilaku seksual menyimpang, seperti Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kian mengkhawatirkan.
Menyikapi hal itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperbanyak aktivitas masjid sebagai upaya membentengi moral generasi muda dari hal buruk tersebut.
“Persentase LGBT di Sumbar termasuk tinggi Indonesia, tidak hanya LGBT peredaran narkotika juga mengalami hal yang sama,” ujar Supardi saat safari Ramadan di Masjid Al-Muwahidah, Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh Jumat (31/3).
Dia mengatakan, masjid harus dijadikan benteng untuk menekan perkembangan hal-hal buruk tersebut, kapan perlu buka masjid menjadi 24 jam untuk aktivitas generasi muda.
Ia menuturkan, dengan menghabiskan banyak waktu untuk kegiatan di masjid, peluang terjerumus ke dalam masalah seperti LGBT dan narkotika menjadi kecil, dan pembinaan mental spiritual generasi muda semakin maksimal.
Dia mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam penanggulangan dan pemberantasan narkoba dan LGBT. Orangtua hendaknya menjaga anak-anak, begitu juga ninik mamak dan tokoh masyarakat.
Dia menegaskan, saat ini yang harus dirisaukan adalah ancaman perilaku seks menyimpang dan peredaran narkoba yang sangat mengancam masa depan generasi muda. Seluruh pihak hendaknya dapat melakukan langkah-langkah antisipatif agar remaja tidak terjerumus.
Untuk Diketahui menurut data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia beberapa waktu lalu, Sumbar di posisi kelima dengan jumlah LGBT terbanyak, terdapat kurang lebih 18 ribu orang yang tercatat sebagai LGBT.
Sementara itu, terkait Narkotika Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar mencatat kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap pada tahun 2022 mengalami kenaikan dibanding pada tahun lalu.
Sepanjang tahun 2022 pihaknya 1.151 kasus penyalahgunaan narkoba dan ada 1.518 tersangka yang ditangkap. Sementara pada 2021 pihaknya mengungkap 1.044 kasus dan menangkap 1.444 tersangka.
Dalam safari Ramadan ini, Ketua DPRD Sumbar, Supardi menyerahkan bantuan dari Pemprov sebesar Rp50 juta dan juga dari Bank Nagari sebesar Rp10 juta untuk Masjid Al-Mutawahidah.

Suwirpen Suib: Orang Tua Harus Awasi Perilaku Anak
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Suwirpen Suib mengajak orang tua berperan aktif mengawasi perilaku anak agar terhindar dari perbuatan negatif, salah satunya aksi tawuran yang telah meresahkan masyarakat.
“Pola mendidik anak pada saat sekarang berbeda dengan dahulu, banyak hal yang mengancam generasi muda terjerumus pada perilaku negatif. Peran orang tua sangat diperlukan untuk menghadirkan masa depan yang cerah pada anak-anaknya,” kata Suwirpen saat
Safari Ramadan di Masjid Baitul Makmur Perumnas Balimbing, Kecamatan Kuranji Kota Padang, Rabu (29/3).
Dia berharap generasi muda tidak terjebak pada kegiatan-kegiatan yang meresahkan, seperti tawuran dan penyalahgunaan narkotika. Jika telah terpapar, ancamanya adalah kehilangan masa depan yang cerah. Persaingan kedepan semakin ketat, jangan sampai jadi budak di negeri sendiri nantinya.
“Jadi carilah teman serta lingkungan yang bisa menuntun kita pada kebaikan, jadi orang tua kalau anaknya tidak di rumah memasuki larut malam, tolong dicari dan berikan pembinaan,” kata Suwirpen.
Dia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai tempat melakukan banyak kegiatan positif, bukan sekedar tempat ibadah saja, namun juga tempat belajar ilmu agama, berdiskusi tentang berbagai pengetahuan dan merancang berbagai aksi sosial yang bermanfaat.
“Jangan alergi dengan masjid, jadikan tempat ini sebagai penjalin silaturahmi, serta berlomba-lomba dalam kebaikan, ” katanya.
Dalam safari Ramadan ini, Suwirpen juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumbar sebesar Rp50 juta untuk Masjid Baitul Makmur.

Aida Sambangi Sejumlah Masjid dan Musala
Laksanakan safari Ramadan, Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumbar Aida menyambangi sejumlah masjid dan musala di daerah pemilihan (dapil)-nya di Lima Puluh Kota untuk bersilahturahmi dengan masyarakat.
Saat kunjungan ke sejumlah masjid dan musala ini, Aida sekaligus menyerahkan bantuan dana hibah dari pemerintahan provinsi sebesar Rp50 juta untuk masjid, dan Rp20 juta untuk musala.
Aida saat diwawancarai, Selasa (28/3) mengatakan, hingga kemarin total ada tiga masjid dan satu musala yang telah ia kunjungi untuk bersilahturahmi dengan masyarakat.
Masjid dan musala itu yakninya, pertama Masjid Nurul Ikhsan Nagari Bukit Limbuku, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kedua Masjid Al Hidayah, Jorong Koto Kaciak Nagari Batu Balang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Ketiga Masjid Nurul Huda Jorong Balai Tinggi, Nagari Gurun Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. Kemudian, untuk musala Aida menyambangi Musala Nurul Iman Jorong Ketinggian Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau Kabupaten Lima Kota. (*/vand)













