Ekonomi

BI Sumbar Siapkan Strategi dan Langkah Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global 

309
×

BI Sumbar Siapkan Strategi dan Langkah Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global 

Sebarkan artikel ini
BI
Kepala BI Sumbar, Endang Kurnia Saputra saat menyampaikan Kebijakan Terkini BI tentang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia, Kamis (31/8).

PADANG, ONtime.ID – untuk memperkuat likuiditas valuta asing Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global, Bank Indonesia telah mempersiapkan langkah. 

Demikian dikatakan Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat Endang Kurnia Saputra saat menyampaikan Kebijakan Terkini BI tentang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia, Kamis (31/8).

“Rencana atau langkah BI yaitu mewajibkan dolar yang didapat dari hasil ekspor harus ditahan dalam sistem keuangan domestik selama 3 bulan,” ujar Endang.

Apalagi dikatakannya Bank Sentral Amerika The Fed berencana menaikkan suku bunga acuan.

“Hal ini bisa menekan aliran modal ke negara berkembang sehingga mempengaruhi nilai tukar negara berkembang,” sambungnya.

Endang menjelaskan, masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan teknis dalam menerapkan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE).

Terlebih untuk jumlah persentase yang ditahan, insentif fiskal yang diberikan pada eksportir, serta sanksi jika tidak menerapkannya.

Dikatakannya dolar hasil-hasil ekspor sumber daya alam di Sumbar cukup banyak. Nantinya harus ditahan dalam waktu 3 bulan.

“Ini akan disimpan di bank-bank di Indonesia. Diwajibkan, tidak boleh keluar selama 3 bulan. Nanti DHE nya bisa disimpan di BI. Efektifnya September,” ucapnya.

Endang menambahkan, jika petunjuk teknis telah keluar, BI di Sumbar akan menyebarkan informasi tersebut secara luas pada eksportir dan perbankan di daerah. Kemudian BI juga mulai mencatat DHE yang masuk ke Sumbar melalui laporan dari eksportir.

“Berapa DHE di Sumbar perlu kita lihat lagi. Pastinya untuk pangsa pasar ekspor Sumbar 76 persen ke India, Pakistan, dan wilayah Asia Selatan lainnya,” tuturnya. (vand)