Saya juga punya keyakinan, sebagaimana hadis Rasulullah, membumikan silaturahim, akan membuka pintu-pintu rezeki dan rahmat, selain juga memperpanjang usia. Maka melalui bulan suci Ramadan, Saya mengetuk pintu hati masyarakat, untuk merajut silaturahim. Mari kita saling menguatkan, untuk kebaikan dan kemaslahatan bersama. Demi mewujudkan Kabupaten Padang Pariaman yang baldatun taibaittun warabbun ghafur.
Silaturahim
Silaturahim adalah jembatan komunikasi islami, sebagai modal dan kekuatan sosial yang melebihi dari nilai uang. Uang bisa terbatas, tetapi silaturahim sebagai modal dan kekuatan sosial, untuk pembangunan bisa dilaksanakan. Baik pembangunan fisik maupun mental di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyadari, keterbatasan dalam menjalankan visi dan misi pembangunan. Namun, bila silaturahim berjalan dengan baik, keterbatasan akan bisa dilewati.
Mendekatkan mata dan telinga ke masyarakat adalah kunci kesuksesan seorang pemimpin di setiap level kehidupan. Saya menyadari dan mengetahui, bagaimana seorang senior telah mengubah peta jalan sebelumnya. Namanya dikenang sepanjang kehidupan. Dialah Anas Malik, Bupati yang membangun dengan semangat tertinggi di tengah keterbatasan sumber daya, namun berhasil mengubah wajah Kabupaten Padang Pariaman.
Kini, dengan kekuatan dan kesempatan yang terbuka, kemajuan teknologi informasi dan jangkauan akses kian luas, hampir tak ada alasan tersendatnya pembangunan. Melalui silaturahim, semua yang tersendat akan terbuka. Semua yang berasal dari prasangka buruk, didobrak menjadi suasana bersuka cita. Pembangunan harus dijalankan bersama, dalam kebersamaan dengan suka cita. Tak boleh ada lagi yang tersiksa atas kenyataan, karena faktor ekonomi pembangunan dan pembangunan ekonomi. Semua ini, berangkat dari silaturahim.













